BENGKULU — Makassar menjadi kota terbaru yang disasar Korea Tourism Organization (KTO) untuk memperkuat promosi pariwisata Negeri Ginseng di Indonesia Timur. Setelah mencatatkan 224.524 kunjungan wisatawan Indonesia sepanjang semester pertama 2026, KTO menggelar Korea Tourism Seminar Makassar 2026 di Hyatt Place, Jumat (28/8/2026), mempertemukan pelaku industri perjalanan dari Sulawesi Selatan dengan pihak Korea.
Angka kunjungan tersebut menempatkan Indonesia sebagai kontributor wisatawan mancanegara terbesar ketiga dari kawasan ASEAN ke Korea pada periode Januari-Juni 2026. Pertumbuhan ini dinilai KTO tidak lepas dari semakin mudahnya akses transportasi serta kebijakan baru yang ramah bagi wisatawan grup.
Salah satu daya tarik utama yang tengah digencarkan KTO adalah Program Bebas Visa Sementara bagi Wisatawan Grup Indonesia. Melalui skema ini, wisatawan Indonesia dapat masuk Korea tanpa visa dengan syarat bepergian dalam rombongan minimal tiga orang dan menggunakan jasa Authorized Travel Agent yang telah ditunjuk Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia.
Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Office, Kim Jisun, menyatakan kemudahan ini dirancang untuk mendorong masyarakat Makassar dan sekitarnya menjadikan Korea sebagai tujuan liburan. Ia berharap dukungan agen perjalanan lokal dapat membantu calon wisatawan mempersiapkan perjalanan dengan lebih praktis.
Sepanjang 2026, KTO tidak hanya mengandalkan popularitas Hallyu atau budaya populer Korea. Promosi yang dibawa ke Makassar juga mencakup empat segmen khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan wisatawan Indonesia: Muslim-friendly Tourism, Medical & Wellness Tourism, Educational Tourism, serta MICE Tourism.
Langkah ini memperlihatkan upaya Korea melebarkan daya tariknya melampaui K-pop dan drama, menjangkau wisatawan keluarga yang mencari kuliner halal, hingga pelajar yang ingin merasakan pengalaman edukasi di luar negeri.
Bagi masyarakat umum yang ingin mendapatkan informasi langsung, KTO menghadirkan KTO Pop Up Booth di Trans Studio Mall Makassar pada 28-30 Agustus 2026. Lokasi ini juga menjadi mini travel fair bersama Suita Tour & Travel dan Dewi Wisata Tour & Travel, sehingga pengunjung bisa langsung membeli tiket atau paket wisata Korea di tempat.
Beberapa aktivitas interaktif telah disiapkan, antara lain membuat postcard bertema Korea dan Korea Snap Challenge. Panitia juga menyediakan beragam hadiah, termasuk Samsung Galaxy Buds3 FE dan album BTS "Arirang".
Khusus pengunjung yang membeli tiket atau paket wisata di booth, KTO memberikan K-Beauty Travel Kit sebagai bonus dengan menunjukkan bukti pembelian. Kim Jisun mengundang masyarakat memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi seputar Program Bebas Visa Sementara sekaligus mendapatkan penawaran khusus selama acara berlangsung.
Bagi traveler yang berencana ke Korea dalam waktu dekat, pastikan untuk memverifikasi daftar Authorized Travel Agent yang bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia. Syarat rombongan minimal tiga orang dan penggunaan agen resmi menjadi kunci utama untuk memanfaatkan program bebas visa sementara ini.
Dengan rangkaian promosi di Makassar, KTO menargetkan penguatan kerja sama dengan industri pariwisata Indonesia Timur dan peningkatan jumlah kunjungan pada paruh kedua 2026. Bagi yang berada di luar Makassar, informasi terkini mengenai program dan syarat perjalanan dapat dikonfirmasi langsung ke kantor KTO Jakarta atau kanal resmi kedutaan.