Pencarian

Bantuan Jepang untuk Karhutla Kalimantan: Tiga Helikopter CH-47 Chinook Siap Dikerahkan

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 12:50:31 WIB
Bantuan Jepang untuk Karhutla Kalimantan: Tiga Helikopter CH-47 Chinook Siap Dikerahkan
Tiga helikopter CH-47 Chinook milik Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) disiapkan untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

BENGKULU — Kementerian Pertahanan Jepang mengumumkan pengerahan helikopter Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) pada Jumat (28/8/2026). Bantuan ini merupakan respons atas permintaan resmi pemerintah Indonesia untuk menangani karhutla yang melanda Kalimantan.

"Dalam menanggapi kerusakan parah akibat kebakaran hutan di Kalimantan, Indonesia, atas permintaan Pemerintah Republik Indonesia, Jepang telah memutuskan untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran dengan helikopter JSDF sebagai bagian dari kegiatan bantuan bencana internasional," tulis Kementerian Pertahanan Jepang melalui akun X resminya.

Kapasitas Angkut Air 5.000 Liter

Keunggulan utama CH-47 dalam operasi pemadaman adalah kemampuannya membawa air dalam jumlah besar. JGSDF sebelumnya pernah menggunakan varian CH-47JA dalam latihan pemadaman dengan Bambi Bucket berkapasitas 5.000 liter yang digantung di bawah badan helikopter.

Kapasitas tersebut setara dengan sekitar lima ton air dalam satu kali angkut. Prosesnya dimulai dengan menurunkan bucket ke sumber air, mengisinya, lalu terbang ke lokasi kebakaran untuk menjatuhkan air dari udara.

Namun, Jepang belum mengumumkan konfigurasi maupun kapasitas bucket yang akan digunakan tiga CH-47 dalam operasi di Kalimantan.

Spesifikasi CH-47JA yang Dipakai JGSDF

CH-47 Chinook mudah dikenali dari desain tandem rotor—dua rotor utama besar di bagian depan dan belakang badan pesawat. Konfigurasi ini menghasilkan daya angkat besar tanpa memerlukan rotor ekor seperti helikopter konvensional.

Varian CH-47J dan CH-47JA yang digunakan Jepang diproduksi Kawasaki Heavy Industries berdasarkan lisensi Boeing. Berdasarkan spesifikasi JGSDF, CH-47JA punya panjang keseluruhan 30,18 meter, tinggi 5,69 meter, dan diameter rotor 18,29 meter. Bobot maksimumnya mencapai 22.680 kg atau sekitar 22,7 ton.

Helikopter ini ditenagai dua mesin turboshaft T55-K-712 dengan kecepatan jelajah sekitar 260 km/jam dan jangkauan sekitar 1.040 km. Kabinnya sanggup membawa tiga awak dan hingga 55 personel, membuatnya cocok untuk mengangkut pasukan, petugas, maupun peralatan ke daerah sulit dijangkau.

Peran Tambahan: Logistik ke Titik Api Terpencil

Selain water bombing, Chinook dapat dimanfaatkan untuk membawa personel dan perlengkapan pemadam ke daerah terpencil. Kemampuan ini krusial karena sebagian titik api di Kalimantan berada jauh dari akses jalan.

Belum dijelaskan di mana ketiga helikopter tersebut akan ditempatkan maupun kapan tepatnya armada mulai melakukan operasi pemadaman. Jepang menyebut JS Kunisaki akan membawa ketiga helikopter menuju Indonesia setelah seluruh persiapan rampung.

Pengumuman bantuan ini muncul setelah Indonesia, Jepang, dan Australia mengadakan pertemuan trilateral tingkat menteri pertahanan pada 26 Agustus 2026. Ketiga negara membahas situasi keamanan Indo-Pasifik serta penguatan kerja sama pertahanan, namun pengerahan CH-47 secara khusus disebut sebagai respons atas permintaan Indonesia.

Follow bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks