Baru Satu Sekolah Rakyat di Bengkulu yang Dibangun, Pemkab Seluma Masih Menunggu Persetujuan Pusat untuk Lahan 10 Hektare

Penulis: Hendrizal Satria  •  Selasa, 01 September 2026 | 20:51:31 WIB
Lahan 10 hektare disiapkan Pemkab Seluma untuk usulan pembangunan Sekolah Rakyat yang masih menunggu persetujuan pemerintah pusat.

Pemkab Seluma telah mengajukan usulan pembangunan Sekolah Rakyat ke pemerintah pusat dengan menyiapkan lahan 10 hektare, sementara di bagian lain Provinsi Bengkulu, Kabupaten Kaur sudah lebih dulu memulai pembangunan fisik sekolah itu. Usulan tersebut diajukan setelah arahan Presiden Prabowo Subianto, dengan perkiraan total anggaran mencapai Rp250 miliar.

SELUMA — Saat Kabupaten Kaur telah mulai membangun Sekolah Rakyat dengan anggaran Rp504,8 miliar, Kabupaten Seluma masih bergulat dengan proses pengajuan usulan ke pemerintah pusat. Pemkab Seluma telah menyiapkan lahan seluas 10 hektare dan mendaftarkan usulan program tersebut, namun keputusan akhir masih dinantikan.

Pekan lalu, Kepala Kantor Wilayah DJPb Bengkulu Mohamad Irfan Surya Wardhana menyatakan bahwa di Kaur berbagai fasilitas utama seperti gedung sekolah, asrama siswa, tempat tinggal guru, masjid, dan dapur telah berdiri di Desa Cucupam, Kecamatan Tetap.

Kaur Sudah Berdiri, Seluma Masih Proses Administrasi

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kaur merupakan proyek strategis yang menggunakan APBN. DJPb Bengkulu melakukan pengawalan optimal untuk memastikan anggaran tersebut benar-benar dirasakan masyarakat melalui operasional sekolah yang dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu.

Berbeda dengan Kaur, Kabupaten Seluma baru sampai tahap persiapan persyaratan. Sekretaris Daerah Seluma Deddy Ramadhani menyebut pihaknya telah mendaftarkan usulan program ke pemerintah pusat.

"Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan dan kami berharap di Kabupaten Seluma ini bisa dibangun satu Sekolah Rakyat," kata Deddy di Kabupaten Seluma, Selasa.

Anggaran Rp250 Miliar untuk Satu Kawasan Terpadu

Jika usulan disetujui, pembangunan tidak sekadar membutuhkan lahan. Pemkab Seluma memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai Rp250 miliar dengan konsep Sekolah Rakyat yang dibangun dalam satu kawasan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung.

Deddy menerangkan bahwa meskipun lahan telah disiapkan, pekerjaan fisik belum bisa dimulai sebelum keputusan pemerintah pusat turun. "Anggaran tidak ada maka pekerjaan fisik belum bisa dimulai," ujarnya.

Konsep satu kawasan ini serupa dengan yang diterapkan di Kaur, di mana sekolah, asrama, dan fasilitas ibadah berada dalam satu kompleks. Hal itu dimaksudkan agar siswa tidak perlu berpindah-pindah lokasi selama menempuh pendidikan.

Lima Kabupaten di Bengkulu Siap Jalankan Program

Sentra Dharma Guna Bengkulu mencatat ada lima wilayah di Provinsi Bengkulu yang siap melaksanakan program Sekolah Rakyat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Kelima daerah tersebut adalah Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur, dan Kabupaten Bengkulu Utara.

Kabupaten Seluma belum termasuk dalam daftar lima daerah yang siap tersebut. Meski begitu, Pemkab Seluma tetap mengajukan usulan dengan harapan pemerintah pusat mempertimbangkan kesiapan lahan yang sudah dimiliki.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif nasional untuk membuka akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Sekolah ini dirancang dengan sistem berasrama sehingga siswa mendapatkan pendidikan formal sekaligus pembinaan karakter secara intensif.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top