BENGKULU — Tesla resmi memperkenalkan Roadster generasi terbaru yang mengusung desain "cyberfication" dan dilengkapi thruster gas dingin sehingga mampu melompat serta berputar di udara. Meski aksinya dramatis, Tesla belum mengumumkan harga maupun tanggal produksi untuk tiga varian yang ditawarkan. Reservasi kini dibuka dengan setoran awal 5.000 dolar AS yang diklaim dapat dikembalikan penuh.
Peluncuran berlangsung lewat siaran langsung yang menampilkan sejumlah aksi akrobatik, namun minim detail teknis. Tesla baru merilis informasi tambahan melalui akun X setelah acara selesai, dan hingga kini belum ada harga resmi maupun jadwal produksi pasti selain pernyataan Elon Musk soal "2028, actually".
Roadster generasi baru pertama kali diperkenalkan sebagai prototipe pada November 2017 dengan janji produksi 2020. Tenggat itu lewat begitu saja, disusul beberapa target berikutnya yang juga tidak terealisasi.
Sepanjang tahun ini saja, Musk sempat menjanjikan peluncuran pada April, lalu akhir April, kemudian "sekitar sebulan" setelah laporan keuangan kuartal pertama. Jadwal bergeser ke Agustus, lalu 1 Oktober, sebelum akhirnya Tesla menyiarkan acara tersebut.
Tesla memastikan desain Roadster berubah jauh dibanding prototipe 2017. Bahasa desainnya berkembang dari lini S3XY menuju Cybertruck, Cybercab, dan Optimus, dengan inspirasi dari pesawat SR-71 dan F-35.
Di halaman resminya, Tesla menyebut adanya lampu utama tersembunyi, lampu belakang memanjang penuh, dan aero flush-mounted. Cat "Ano White" diklaim meminjam lapisan pelindung roket, sementara kaca berwarna meniru visor emas pakaian astronot.
Kabinnya memakai yoke untuk sistem steer-by-wire, layar sentuh tengah, dan dua layar lebih kecil di depan pengemudi. Posisi duduk dibuat tetap dengan kontrol manual demi menghemat bobot, ditambah magnesium, titanium, dan serat karbon di berbagai bagian.
Konfigurasi baru diungkap setelah siaran berakhir melalui utas di akun X Tesla. Masing-masing varian punya karakter berbeda:
Tesla mengklaim jarak tempuh di atas 300 mil. Halaman resmi Roadster menyatakan varian Rocket tidak disetujui untuk penggunaan di jalan umum, dan Tesla memperlakukan Thrust serta Rocket sebagai "augments" di atas mobil Performance.
Thruster menjadi titik masuk keterlibatan SpaceX. Tesla menyebut pengoperasiannya di atmosfer, bukan ruang hampa, memerlukan perangkat keras dan kontrol baru. Setiap rongga yang bisa dipakai diisi carbon-fiber overwrapped pressure vessels (COPV) untuk menyimpan gas terkompresi.
Tesla mengklaim thruster menghasilkan gaya empat hingga lima kali lipat dari yang mampu ditangani ban, sehingga menembus batas traksi yang membatasi akselerasi mobil lain. Sistem hisap bekerja sebaliknya, dengan kipas yang menarik cukup udara dari bawah mobil hingga bisa menempel di langit-langit meski diam.
Dalam Track Mode, mobil menurunkan bodi dan mengerahkan sayap aktif yang digerakkan aktuator sama seperti yang dikembangkan Tesla untuk Optimus. Downforce diklaim "mendekati level F1".
Tesla membuka kembali reservasi Roadster dengan setoran 5.000 dolar AS yang disebut dapat dikembalikan penuh, ditambah 45.000 dolar AS dalam 10 hari atau reservasi dibatalkan. Skemanya sama dengan yang diminta Tesla pada 2017.
Namun harga ketiga varian tidak diumumkan, begitu pula tanggal produksi. Sejumlah spesifikasi juga bergeser dari janji 2017: jarak tempuh dari 620 mil menjadi di atas 300 mil, kecepatan puncak dari di atas 250 mph menjadi di atas 230 mph pada varian Rocket, dan kapasitas dari empat kursi 2+2 menjadi maksimal dua kursi.
Akselerasi justru bergerak ke arah sebaliknya. Varian Performance sudah melampaui klaim 1,9 detik yang dijanjikan pada 2017, sementara klaim Thrust dan Rocket jauh melampaui apa pun yang ada di pasar, termasuk Rimac Nevera.
Rekayasa di balik Roadster ini nyata. Thruster gas dingin yang bekerja di atmosfer, sistem kipas yang mampu menahan mobil di langit-langit, dan sayap yang digerakkan aktuator Optimus bukan hal sepenuhnya baru, tetapi kombinasi semuanya dalam satu mobil tergolong mengesankan.
Masalahnya, aksi yang menjadi sorotan justru berada di varian undangan atau terbatas, dan tidak legal untuk jalan raya. Fitur tersebut kemungkinan besar juga membatalkan garansi. Tesla diperkirakan hanya menjual segelintir unit varian ini untuk keperluan pemasaran.