LEBONG — Bupati Lebong H. Azhari menerima kunjungan Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Bengkulu dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid dalam suasana bincang santai. Pertemuan informal itu menjadi ruang bertukar pikiran sekaligus mempererat silaturahmi antarlembaga. Agenda utamanya membahas penguatan program pembangunan keluarga, keluarga berencana, dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lebong.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak menekankan bahwa pembangunan keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera merupakan fondasi utama kemajuan daerah. Kemajuan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas keluarga sebagai pilar lahirnya generasi masa depan yang sehat dan berdaya saing.
Bupati Azhari menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Kemendukbangga/BKKBN dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Perhatian khusus ditujukan kepada ibu, anak, dan keluarga yang membutuhkan pendampingan.
"Pembangunan keluarga adalah investasi jangka panjang bagi daerah. Jika keluarganya kuat dan sehat, maka akan lahir generasi yang cerdas dan berdaya saing," ujar Azhari.
Azhari menambahkan, upaya penurunan stunting dan peningkatan kualitas keluarga harus dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam menjalankan program tersebut.
"Kita tidak bisa bekerja sendiri. Perlu kebersamaan, kepedulian, dan kerja nyata lintas sektor. Karena di balik setiap program pembangunan, ada harapan besar untuk kehidupan keluarga yang lebih baik," tegasnya.
Dari sisi BKKBN, Zamhir Setiawan menyambut baik komitmen Pemkab Lebong dalam mendukung program pembangunan keluarga. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga provinsi menjadi kunci mewujudkan keluarga berkualitas di Bengkulu, khususnya di Lebong.
"Kami sangat mengapresiasi perhatian Bupati Lebong terhadap program pembangunan keluarga dan penurunan stunting. Sinergi ini menjadi kunci untuk mewujudkan keluarga berkualitas di Bengkulu, khususnya di Lebong," kata Zamhir.
BKKBN menyatakan siap mendukung penuh berbagai program Pemkab Lebong. Dukungan itu mencakup pendampingan keluarga berisiko stunting, penguatan Kampung Keluarga Berkualitas, hingga edukasi kesehatan reproduksi.
Sejumlah langkah tersebut diarahkan agar program pembangunan keluarga di Lebong berjalan menyentuh langsung kebutuhan warga di tingkat kampung. Pemerintah daerah dan BKKBN akan menindaklanjuti kesepakatan ini melalui kerja nyata lintas sektor di lapangan.