REJANG LEBONG — Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di lingkungan Kemenag Rejang Lebong mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema ini menegaskan peran strategis Pancasila tidak hanya dalam menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga sebagai inspirasi bagi terciptanya perdamaian global.
Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD dan Pontren), Suharto, S.Ag, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan itu, Suharto membacakan amanat resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Kontribusi Indonesia untuk Perdamaian Dunia
Dalam amanat yang dibacakan, disebutkan bahwa kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia telah diwujudkan melalui berbagai peran strategis. Mulai dari keterlibatan pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mediasi konflik regional, hingga konsistensi dalam memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih terjajah.
“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” demikian petikan amanat yang dibacakan Suharto.
Ajakan Perkuat Komitmen Kebangsaan
Menutup amanatnya, Suharto mengajak seluruh peserta upacara untuk terus memperkuat komitmen kebangsaan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dan bersatu dalam keberagaman.
“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, bersatu dalam keberagaman, dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” tutupnya.
Partisipasi MA Miftahul Jannah
Sementara itu, Kepala MA Miftahul Jannah, Reka Yulianti, S.Pd.I, menyampaikan bahwa partisipasinya dalam upacara tersebut menjadi momentum penting untuk menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dan memperkuat persatuan di antara seluruh elemen masyarakat.
Peringatan Hari Lahir Pancasila di lingkungan Kemenag Rejang Lebong ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat semangat persatuan, memperkokoh nasionalisme, serta meneguhkan komitmen seluruh ASN dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.