BENGKULU TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah bersama jajaran TNI memulai pembangunan tiga titik jembatan perintis yang tersebar di dua kecamatan. Ground breaking dipimpin langsung oleh Danrem 041/Gamas, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, S.E., M.Han., didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bengkulu Drs. Khairil Anwar, M.Si., serta Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bengkulu Tengah, Nurul Iwan Setiawan, M.Si.
Tiga Titik Jembatan yang Dibangun
Program Jembatan Perintis Tahap V dan VI tahun ini mengalokasikan pembangunan di tiga lokasi krusial. Berikut rincian titik yang masuk dalam proyek:
- Jembatan Desa Taba Pasemah — Kecamatan Talang Empat (pusat ground breaking)
- Jembatan Desa Kertapati
- Jembatan Desa Kertapati Mudik 1
Target: Membuka Isolasi Wilayah
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah mengharapkan pembangunan jembatan ini dapat memutus isolasi wilayah pedesaan. Selain memperlancar urat nadi perekonomian masyarakat, proyek ini juga dirancang mempermudah akses transportasi logistik dan aktivitas sehari-hari warga.
Sinergi TNI dan Pemda
Acara ground breaking turut dihadiri Dandim 0407/KB, perwakilan Pemerintah Kota Bengkulu, Camat Talang Empat, serta kepala desa setempat. Sinergi antara TNI dan pemerintah daerah disebut sebagai bukti komitmen bersama dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga tingkat desa.
Belum ada informasi mengenai nilai anggaran proyek maupun target waktu penyelesaian pembangunan tiga jembatan perintis tersebut.