Makeup Bekas Dolly Parton Dilelang, Tawaran Tembus Rp 7 Juta

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:18:02 WIB
Perlengkapan makeup mendiang Dolly Parton dari lokasi syuting video musik "Home" resmi dilelang melalui Julien's Auctions.

BENGKULU — Perlengkapan makeup mendiang Dolly Parton resmi masuk katalog lelang Julien's Auctions, dengan penawaran tertinggi untuk tempat bedak dan sponsnya sudah menembus US$ 400 atau sekitar Rp 7 juta. Barang tersebut berasal dari koleksi Anna Webb, penata set asal Nashville yang terlibat produksi video musik "Home" pada 2014. Lelang masih berjalan, dan sejumlah properti lain dari lokasi syuting ikut ditawarkan.

Legenda musik country Dolly Parton meninggalkan warisan gaya yang tak mudah dilupakan. Selain suara dan liriknya, penampilan glamor dengan riasan bold menjadi ciri khas yang melekat pada dirinya selama puluhan tahun berkarier.

Kini sebagian dari perlengkapan makeup yang pernah menyentuh wajahnya masuk ke pasar lelang. Julien's Auctions, rumah lelang yang biasa menangani memorabilia seni dan hiburan, membuka penawaran untuk sejumlah barang dari lokasi syuting video musik "Home".

Dari Lokasi Syuting Video Musik "Home"

Barang utama yang dilelang adalah tempat bedak padat berukuran besar beserta spons bedaknya. Menurut katalog lelang, perlengkapan itu digunakan Dolly untuk merias wajah dalam produksi video musik "Home".

Asal-usul barang tercatat jelas. Tempat bedak dan spons tersebut berasal langsung dari koleksi pribadi Anna Webb, penata set yang berbasis di Nashville dan terlibat dalam produksi video musik itu pada 2014. Anna mengenang proses syuting sebagai pengalaman yang bermakna dalam perjalanan kariernya.

Merek tempat bedak tidak dicantumkan dalam katalog. Meski begitu, Dolly semasa hidup pernah terbuka soal produk favoritnya, termasuk makeup dari Maybelline dan Max Factor.

Tawaran Tertinggi Capai US$ 400

Penawaran untuk tempat bedak dan spons dibuka mulai dari US$ 25 atau sekitar Rp 449 ribu. Hingga informasi ini ditulis, tawaran tertinggi sudah menyentuh US$ 400 atau sekitar Rp 7 juta, sementara proses lelang belum ditutup.

Bukan hanya bedak yang masuk daftar. Ada pula kuas bronzer dari e.l.f. Cosmetics yang diaplikasikan ke wajah Dolly dalam video musik yang sama. Cermin meja rias dan bangku dari lokasi syuting turut dilelang, begitu juga sejumlah perlengkapan makeup yang dipakai sebagai properti.

Kebiasaan Tidur Tanpa Hapus Riasan

Di balik tampilan panggungnya, Dolly punya kebiasaan makeup yang terbilang tidak lazim. Ia mengaku sengaja tidur tanpa menghapus riasan karena khawatir harus keluar rumah mendadak dalam situasi darurat.

"Saya biasanya berusaha membiarkan makeup tetap menempel saat tidur. Sebab, saya tidak pernah tahu apakah akan terjadi gempa bumi, tornado, atau badai yang membuat saya harus keluar rumah di tengah malam," ungkap Dolly kepada WSJ Magazine pada 2021.

Pelantun "Jolene" itu baru membersihkan wajah setelah bangun tidur. Dalam memoarnya, "Behind the Seams: My Life in Rhinestones", Dolly menulis pandangannya soal rutinitas tersebut.

"Tidak masalah kapan Anda membersihkan wajah, selama Anda melakukannya sekali sehari," tulisnya.

Jejak Gaya Seorang Legenda

Dolly dikenal luas lewat kebaikan hatinya, tatanan rambut bervolume, dan riasan wajah yang glamor. Candaan ikonisnya soal penampilan masih dikutip banyak orang hingga kini: "Butuh banyak uang untuk terlihat semurah ini."

Penyanyi kelahiran 1946 itu meninggal dunia pada 25 Agustus 2026 dalam usia 80 tahun. Kabar kepergiannya memicu gelombang penghormatan dari kalangan musisi country maupun pop, yang melihatnya sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di industri musik Amerika.

Bagi kolektor memorabilia, lelang ini jadi kesempatan langka memiliki benda yang terhubung langsung dengan proses kreatif Dolly. Nilai historisnya sebagai properti syuting resmi membuat barang-barang tersebut berbeda dari sekadar perlengkapan makeup biasa.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: wolipop.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top