Zulkifli Hasan Resmikan Pasar Purwodadi Bengkulu Dorong Ketahanan Pangan

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 01 Mei 2026 | 03:35:04 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meresmikan Pasar Purwodadi Arga Makmur di Bengkulu.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meresmikan Pasar Purwodadi Arga Makmur di Bengkulu untuk memperkuat distribusi pangan dan ekonomi daerah. Peresmian yang berlangsung di Gedung Aula Merah Putih ini menandai operasional pasar modern yang diharapkan mampu menstabilkan harga bahan pokok di tingkat masyarakat.

ARGA MAKMUR — Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, secara resmi meresmikan Pasar Purwodadi Arga Makmur dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Bengkulu. Langkah strategis ini diambil pemerintah untuk memperkuat sektor perdagangan sekaligus menjadi fondasi utama dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat daerah.

Prosesi peresmian berlangsung khidmat di Gedung Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu. Agenda utama ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Zulkifli Hasan sebagai simbol dimulainya operasional pasar tersebut secara penuh. Kehadiran Menko Pangan di Bumi Rafflesia ini menegaskan pentingnya infrastruktur perdagangan yang representatif bagi masyarakat luar Jawa.

Dalam kegiatan tersebut, Zulkifli Hasan didampingi langsung oleh Gubernur Bengkulu Helmi Hasan serta Wakil Gubernur Bengkulu. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terlihat kuat dengan hadirnya unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu hingga Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu yang turut memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan pasar rakyat ini.

Stabilitas Harga dan Modernisasi Pasar Tradisional

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pembangunan pasar rakyat dengan konsep modern merupakan instrumen vital dalam menjaga stabilitas harga. Menurutnya, rantai distribusi bahan pokok sangat bergantung pada kondisi fisik dan sistem manajemen pasar di daerah. Pasar tradisional harus terus ditata agar memiliki daya saing tinggi namun tetap ramah bagi pedagang kecil.

“Pasar bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pengelolaannya harus baik, bersih, dan tertata,” ujar Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan di hadapan para pejabat dan pemangku kepentingan daerah.

Ia menambahkan bahwa pasar yang dikelola secara profesional akan memberikan kenyamanan ganda. Di satu sisi, pedagang dapat berjualan dengan fasilitas yang lebih layak. Di sisi lain, pembeli atau konsumen mendapatkan kepastian stok dan harga yang lebih terjangkau karena sistem distribusi yang mulai terintegrasi dengan baik.

Pasar Purwodadi Sebagai Motor Ekonomi Lokal

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyambut baik peresmian ini dan menaruh harapan besar pada Pasar Purwodadi Arga Makmur. Ia memproyeksikan pasar ini akan menjadi motor penggerak ekonomi baru di Kabupaten Bengkulu Utara. Fungsi pasar kini telah bergeser tidak sekadar tempat jual beli, melainkan ruang interaksi sosial yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Fasilitas yang lebih representatif diyakini akan memberikan dampak instan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Dengan penataan kios yang lebih rapi dan lingkungan yang bersih, kualitas pelayanan pedagang otomatis meningkat. Kondisi ini diharapkan mampu menarik minat lebih banyak konsumen untuk kembali berbelanja di pasar rakyat dibandingkan ke pusat perbelanjaan modern.

Secara teknis, Pasar Purwodadi Arga Makmur dirancang dengan memadukan konsep modernitas dan kearifan lokal. Fokus utama pengelolaan terletak pada kebersihan lingkungan serta efisiensi sistem distribusi barang. Hal ini dilakukan demi menciptakan ekosistem perdagangan yang sehat, berkelanjutan, dan mampu bertahan dalam jangka panjang.

Memutus Rantai Pasok dan Tekan Lonjakan Harga

Keberadaan pasar ini juga diproyeksikan untuk memperlancar distribusi pangan di wilayah Arga Makmur dan sekitarnya. Masalah klasik pasar tradisional biasanya terletak pada akses yang sulit dan fasilitas gudang yang minim. Dengan infrastruktur baru, rantai pasok bahan pokok menjadi lebih efisien sehingga pemerintah dapat menekan potensi lonjakan harga yang sering terjadi secara mendadak.

Para pelaku usaha di Arga Makmur merespons positif peresmian ini. Mereka optimistis kehadiran infrastruktur yang memadai akan meningkatkan volume kunjungan harian. Dukungan fisik berupa bangunan yang kokoh dan tertata menjadi faktor kunci bagi pasar rakyat untuk bersaing di tengah gempuran tren belanja daring dan pasar modern.

Pemerintah memastikan bahwa setelah peresmian ini, fokus akan beralih pada pembinaan pedagang dan penguatan manajemen pasar. Komitmen antara pemerintah pusat dan daerah akan terus berlanjut melalui program-program serupa yang menyasar fondasi ekonomi di tingkat akar rumput demi kesejahteraan masyarakat Bengkulu.

Reporter: Redaksi
Back to top