Tiga Inovator PLN Indonesia Power Sabet Satyalancana Wira Karya 2025

Penulis: Syahrul Karim  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 12:25:01 WIB
Tiga inovator PLN Indonesia Power menerima Satyalancana Wira Karya 2025 atas kontribusi inovasi teknologi pembangkit listrik.

Tiga karyawan PLN Indonesia Power resmi menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya 2025 dari Presiden RI melalui Kementerian ESDM pada Jumat (8/5). Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan mereka menciptakan sistem efisiensi pembangkit dan teknologi rendah emisi yang krusial bagi ketahanan energi nasional. Langkah ini mempertegas posisi subholding PLN tersebut dalam mempercepat transisi energi sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik di tanah air.

Apresiasi tertinggi dari negara kembali mengalir ke sektor ketenagalistrikan. Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah menyematkan Satyalancana Wira Karya kepada tiga insan terbaik PLN Indonesia Power. Penghargaan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan pengakuan atas inovasi teknis yang mampu menjawab tantangan efisiensi operasional dan pengurangan emisi di lapangan.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kontribusi para inovator ini menjadi fondasi penting bagi kemajuan industri nasional. Menurutnya, dedikasi yang ditunjukkan oleh para penerima penghargaan merupakan dorongan bagi sektor energi untuk terus bertransformasi. Rakyat kini menanti hasil nyata dari kerja keras tersebut guna menghadirkan listrik yang tidak hanya andal, tetapi juga bersih dan terjangkau.

“Satyalancana ini bukan tanda untuk berhenti berprestasi, melainkan kekuatan untuk terus melaju lebih cepat. Rakyat Indonesia menunggu hasil kerja keras kita bersama untuk menghadirkan listrik yang andal, energi yang bersih, industri yang maju, dan masyarakat yang semakin sejahtera,” ujar Bahlil dalam keterangan resminya.

Digitalisasi dan Optimasi Sistem Pendingin Pembangkit

Tiga sosok di balik penghargaan ini adalah Prima Galih Pratama, Agung Suharwanto, dan Herowiko Thama Nurahman. Masing-masing membawa solusi berbeda yang menyasar titik krusial dalam operasional pembangkitan listrik. Prima Galih Pratama, misalnya, memperkenalkan inovasi bertajuk "MODERATOR" atau Modifikasi Oil Cooler. Inovasi ini fokus pada peningkatan efisiensi sistem pendinginan oli pembangkit.

Dampaknya cukup signifikan terhadap kinerja peralatan. Dengan sistem pendinginan yang lebih optimal, potensi downtime atau waktu henti operasional dapat ditekan seminimal mungkin. Hal ini sangat krusial bagi unit pembangkit besar yang memikul beban dasar (base load) dalam sistem kelistrikan nasional, di mana setiap menit gangguan dapat berdampak pada stabilitas pasokan ke pelanggan.

Sementara itu, Agung Suharwanto mengembangkan sistem analisis berbasis data real-time yang dinamakan "DOTA" (Digitalization Online Tube Boiler Analysis). Teknologi ini mengubah pola pemeliharaan dari yang semula bersifat rutin menjadi prediktif. Melalui deteksi dini anomali pada boiler, operator pembangkit dapat melakukan tindakan pencegahan sebelum kerusakan fatal terjadi, sehingga keandalan operasional tetap terjaga di level tertinggi.

Mendorong Transisi Energi Lewat Biomassa

Di sisi lain, aspek keberlanjutan lingkungan menjadi fokus Herowiko Thama Nurahman melalui inovasi "Improvement Direct Blending Biomassa". Inovasi ini mendukung program cofiring, yakni pencampuran batu bara dengan bahan bakar nabati (biomassa) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Metode yang dikembangkan Herowiko memungkinkan pencampuran dilakukan dengan efisiensi lebih tinggi namun menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih rendah.

Langkah ini sejalan dengan ambisi pemerintah mengejar target Net Zero Emission (NZE). Implementasi cofiring yang lebih efektif menjadi kunci bagi PLN Indonesia Power untuk menghijaukan armada pembangkit fosil yang sudah ada tanpa harus melakukan perombakan total pada infrastruktur yang telah terbangun.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menyatakan bahwa prestasi ini merupakan buah dari budaya inovasi yang dipupuk di internal perusahaan. Baginya, inovasi adalah motor penggerak utama agar perusahaan tetap relevan di tengah dinamika transisi energi global. Perusahaan berkomitmen untuk terus melahirkan inovator-inovator baru yang mampu memberikan dampak nyata bagi industri.

“Penghargaan ini bukan hanya pengakuan atas prestasi individu, tetapi juga bukti bahwa PLN Indonesia Power terus melahirkan inovator yang menjadi motor penggerak keandalan energi Indonesia. Inovasi menjadi fondasi kami dalam menjaga pasokan listrik tetap andal, efisien, dan semakin hijau menuju masa depan energi yang berkelanjutan,” tegas Bernadus.

Keberhasilan ketiga inovator ini menambah daftar panjang pencapaian PLN Group dalam mengelola aset strategis negara. Dengan integrasi teknologi digital dan pemanfaatan energi terbarukan yang semakin masif, PLN Indonesia Power optimistis mampu menjaga keseimbangan antara ketahanan energi nasional dan tanggung jawab lingkungan di masa depan.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top