BPDPKS Tambah Kuota Beasiswa Sawit 2026 Jadi 4.000 Peserta di Bengkulu

Penulis: Syahrul Karim  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 17:05:01 WIB
BPDPKS membuka pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026 dengan kuota nasional 4.000 peserta.

BENGKULU — Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kembali membuka pendaftaran Beasiswa Sumber Daya Manusia (SDM) Sawit tahun 2026 bagi warga di Provinsi Bengkulu. Program ini dirancang untuk memperkuat sektor perkebunan melalui jalur pendidikan vokasi dan akademik bagi generasi muda di lingkungan kelapa sawit.

Subkoordinator Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu, Khairani, menyebutkan bahwa persiapan pembukaan pendaftaran sedang berlangsung. Pengumuman resmi mengenai jadwal pendaftaran daring akan dirilis dalam waktu dekat melalui situs web resmi program tersebut.

Siapa Saja yang Berhak Mendaftar Beasiswa Sawit?

Beasiswa ini tidak dibuka untuk masyarakat umum, melainkan memiliki kriteria khusus bagi mereka yang memiliki keterkaitan langsung dengan industri kelapa sawit. Hal ini bertujuan agar peningkatan kualitas pendidikan tepat sasaran pada pelaku sektor perkebunan.

Khairani merinci kategori penerima meliputi pekebun sawit, anak pekebun, serta anak karyawan atau buruh perkebunan sawit. Selain itu, anggota keluarga lain yang bekerja di sektor kelapa sawit juga memiliki kesempatan yang sama untuk melamar.

“Yang bisa mendaftar itu pekebun sawit, anak pekebun, anak karyawan sawit, maupun keluarga yang bekerja di sektor kelapa sawit,” ujar Khairani saat ditemui di salah satu hotel di Kota Bengkulu, Kamis (7/5/2026).

Kuota Nasional Meningkat Jadi 4.000 Peserta

Kabar baik bagi calon pendaftar, daya tampung program tahun ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Peningkatan kuota ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan di wilayah penghasil sawit.

Jika pada tahun 2025 kuota nasional ditetapkan sebanyak 3.000 orang, kini jumlahnya bertambah menjadi 4.000 peserta untuk seluruh Indonesia. Tren peningkatan kuota ini terpantau konsisten terjadi dari tahun ke tahun.

“Kuotanya naik menjadi 4.000 peserta secara nasional. Dari tahun ke tahun memang terus mengalami peningkatan,” kata Khairani menjelaskan perkembangan program tersebut.

Fasilitas Pendidikan dan Syarat Usia Pendaftar

Calon peserta yang berminat harus memperhatikan batasan usia yang dipersyaratkan, yakni maksimal 23 tahun pada saat melakukan pendaftaran. Seluruh komponen biaya pendidikan akan ditanggung sepenuhnya oleh BPDPKS melalui skema beasiswa penuh.

Selain biaya kuliah, mahasiswa yang lolos seleksi juga akan mendapatkan biaya kebutuhan penunjang lainnya sesuai ketentuan. Hal ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga pekebun dalam menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang Diploma maupun Sarjana.

“Beasiswa ini ditanggung sepenuhnya oleh BPDPKS, baik biaya pendidikan maupun kebutuhan penunjang lainnya sesuai dengan ketentuan program,” tutur Khairani.

Mengenai institusi pendidikan, tercatat ada sekitar 44 perguruan tinggi dan lembaga vokasi ternama di Indonesia yang telah menjalin kemitraan resmi. Daftar lengkap kampus mitra tersebut dapat dipantau langsung oleh masyarakat melalui situs resmi penerimaan beasiswa sawit.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: betv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top