Pencarian

Hanya Satu Siswa Baru di SMPN 26 Bengkulu Tengah, MPLS Tetap Digelar untuk Muhammad Yuda

Selasa, 14 Juli 2026 • 18:29:05 WIB
Hanya Satu Siswa Baru di SMPN 26 Bengkulu Tengah, MPLS Tetap Digelar untuk Muhammad Yuda
Muhammad Yuda, satu-satunya peserta didik baru, mengikuti kegiatan MPLS di SMP Negeri 26 Bengkulu Tengah.

BENGKULU TENGAH — Muhammad Yuda menjadi satu-satunya peserta didik baru yang mengikuti seluruh rangkaian MPLS di SMP Negeri 26 Kabupaten Bengkulu Tengah. Ia adalah lulusan Madrasah Ibtidaiyah di Lubuklinggau yang masuk melalui jalur mutasi.

Kepala SMPN 26 Bengkulu Tengah, Sosnaidi, mengatakan bahwa meskipun hanya ada satu siswa baru, pihak sekolah tetap menjalankan kegiatan MPLS dan proses belajar mengajar seperti biasa.

Sekolah Hanya Diisi 10 Siswa Aktif

Kondisi SMPN 26 Bengkulu Tengah saat ini sangat memprihatinkan. Dari total kapasitas yang ada, sekolah hanya memiliki 10 siswa aktif. Rinciannya, enam siswa kelas IX, dua siswa kelas VIII, dan dua siswa kelas VII—termasuk satu siswa yang mengulang kelas.

Di sisi lain, sekolah memiliki 10 tenaga pendidik dan tujuh bangunan sekolah. Artinya, jumlah guru hampir menyamai jumlah murid yang ada.

Upaya Sosialisasi Tak Berhasil Tarik Pendaftar

Sosnaidi mengungkapkan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai cara untuk menarik minat masyarakat. Mulai dari sosialisasi ke sekolah dasar terdekat, menawarkan program seragam gratis, hingga mendatangi rumah calon siswa secara langsung.

"Hanya ada satu siswa baru yang diterima tahun ini. Namun kegiatan MPLS dan proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa," ujar Sosnaidi, Selasa (14/7/2026).

Sayangnya, berbagai langkah tersebut belum membuahkan hasil. Sebagian besar lulusan SD di sekitar lingkungan sekolah justru memilih melanjutkan pendidikan ke sekolah lain.

Proses Belajar Mengajar Tetap Berjalan

Meski jumlah peserta didik sangat sedikit, para guru tetap memberikan materi pengenalan sekolah, pembinaan karakter, dan berbagai kegiatan MPLS sebagaimana diterapkan pada rombongan belajar pada umumnya.

Suasana sekolah pada hari pertama MPLS terlihat lengang. Tidak ada keramaian khas awal tahun pelajaran. Yuda mengikuti kegiatan bersama enam siswa kelas IX, dua siswa kelas VIII, serta satu siswa kelas VII yang mengulang.

Pihak sekolah berharap kebijakan penerimaan murid baru di masa mendatang dapat membantu pemerataan peserta didik, khususnya bagi sekolah-sekolah yang mengalami kondisi serupa. Mereka menegaskan proses belajar mengajar tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks