Pencarian

Satgas Penyelundupan Polri Sita 57.000 Ponsel dan Barang Ilegal Rp 1 Triliun, DPR Beri Acungan Jempol

Selasa, 30 Juni 2026 • 00:35:31 WIB
Satgas Penyelundupan Polri Sita 57.000 Ponsel dan Barang Ilegal Rp 1 Triliun, DPR Beri Acungan Jempol
Satgas Penyelundupan Polri berhasil menyita 57.000 ponsel dan berbagai barang ilegal senilai hampir Rp 1 triliun di Bengkulu.

BENGKULU — Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyatakan kekagumannya terhadap respons cepat Satuan Tugas Penegakan Hukum Penyelundupan Polri. Dalam pernyataan resminya, Senin (29/6), ia menyebut kinerja satgas tersebut sebagai catatan emas bagi Korps Bhayangkara karena mampu menindaklanjuti perintah presiden secara taktis dan progresif.

“Saya selaku Ketua Komisi III DPR RI memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan acungan jempol kepada Polri, khususnya Satgas Gakkum Penyelundupan,” ujar Habiburokhman.

Barang Bukti dari Ponsel hingga Bawang Putih

Dalam operasi yang berlangsung singkat, satgas berhasil mengamankan berbagai komoditas ilegal. Barang bukti yang disita mencakup 57.000 unit ponsel asal China, 25 ton bawang putih, bawang merah, dan cabai kering dari China, India, serta Belanda. Tidak hanya itu, petugas juga menyita pakaian bekas impor asal Korea Selatan.

Jika ditotal, nilai barang ilegal tersebut diperkirakan mencapai hampir Rp 1 triliun. Angka ini menunjukkan skala besar penyelundupan yang selama ini menggerus penerimaan negara dan mengganggu stabilitas harga di pasar domestik.

Instruksi Presiden dan Eksekusi Cepat di Lapangan

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menginstruksikan jajaran Polri untuk memperketat pemberantasan penyelundupan guna menjaga stabilitas ekonomi nasional. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kemudian membentuk satgas khusus yang langsung bergerak dalam waktu empat hari setelah instruksi keluar.

Habiburokhman menekankan bahwa kecepatan eksekusi ini patut menjadi contoh bagi institusi penegak hukum lainnya. Ia mengingatkan agar momentum ini tidak kendor dan kasus-kasus tersebut dikejar sampai ke akar-akarnya.

Dukungan Penuh Komisi III untuk Operasi Tanpa Kompromi

Komisi III DPR RI yang menjadi mitra kerja Polri berjanji akan mendukung penuh langkah tegas tanpa kompromi semacam ini. Menurut Habiburokhman, penyelundupan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat, terutama petani lokal yang harus bersaing dengan harga barang impor ilegal.

“Kami berharap momentum ini terus dijaga, dikejar sampai ke akar-akarnya, dan tidak kendor. Terima kasih kepada Kapolri beserta seluruh jajaran Satgas Gakkum Penyelundupan. Teruslah bekerja demi melindungi hukum, masyarakat, dan perekonomian bangsa,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Polri masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap jaringan penyelundupan yang lebih luas di balik pengiriman barang-barang tersebut.

Bagikan
Sumber: merahputih.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks