Bupati Rifai Tajudin Buka Sosialisasi Manajemen Talenta untuk 150 ASN di Bengkulu Selatan, Targetkan Birokrasi Profesional

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 23:59:01 WIB
Bupati Rifai Tajudin membuka sosialisasi manajemen talenta bagi 150 ASN di Bengkulu Selatan.

MANNA — Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajudin secara resmi membuka sosialisasi penerapan manajemen talenta yang diikuti oleh 150 ASN di lingkungan pemkab. Kegiatan ini berlangsung di Manna dan dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Ir. Susmanto.

Apa Itu Manajemen Talenta dan Mengapa Mendesak Diterapkan?

Manajemen talenta bukan sekadar program pelatihan biasa. Sistem ini merupakan pendekatan strategis untuk mengidentifikasi, mengembangkan, mempertahankan, dan menempatkan pegawai berpotensi tinggi di posisi yang tepat. Tujuannya satu: mendongkrak kinerja organisasi secara keseluruhan.

Dalam birokrasi pemerintah, sistem ini kini menjadi kewajiban. Fokus utamanya meliputi akuisisi bakat baru, pengembangan kompetensi, retensi pegawai terbaik, dan pemetaan talenta secara objektif.

Bupati: "Kinerja Maksimal untuk Kemajuan Daerah"

"Untuk itu kepada seluruh ASN yang mengikuti kegiatan ini dengan serius agar materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan dengan baik dalam lingkungan kerja masing-masing," ujar Rifai dalam sambutannya. Ia berharap, dengan pemahaman yang baik, kinerja ASN bisa maksimal demi kemajuan Bengkulu Selatan.

Rifai menambahkan, penerapan manajemen talenta juga menjadi solusi untuk menciptakan regenerasi kepemimpinan yang lebih objektif. Selama ini, proses suksesi jabatan kerap diwarnai subjektivitas. Dengan sistem merit, perencanaan suksesi dijamin lebih transparan.

Mencetak Kader Pemimpin Masa Depan yang Kompeten

Lebih dari sekadar urusan administrasi, program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan jangka panjang birokrasi. "Hal ini kita lakukan untuk meningkatkan pelayanan publik dan mencetak kader pemimpin masa depan yang kompeten," tegas Rifai.

Melalui penerapan manajemen talenta, Pemkab Bengkulu Selatan menargetkan lahirnya ASN yang unggul, adaptif, dan siap mendukung kemajuan pelayanan publik di daerah. Sosialisasi ini menjadi langkah awal sebelum sistem benar-benar diimplementasikan di seluruh organisasi perangkat daerah.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: radarbengkulu.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top