BENGKULU UTARA — Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata menerima kunjungan perdana Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu dr. Zamhir Setiawan di Kantor Bupati, Selasa (19/5/2026). Pertemuan itu tidak hanya membahas data stunting terkini, tetapi juga menghasilkan penandatanganan komitmen bersama pengelolaan sampah.
Berdasarkan hasil Pendataan Keluarga tahun 2025, dari 88.791 keluarga yang tercatat, 9.025 di antaranya masuk kategori berisiko stunting. Angka ini melonjak dibandingkan 2024 yang mencatat 7.787 keluarga berisiko dari total 88.548 keluarga.
Kenaikan ini menjadi perhatian serius kedua belah pihak. Dalam pertemuan, Bupati Arie menyampaikan beberapa kendala operasional yang dihadapi daerah melalui proposal yang telah diserahkan ke BKKBN.
BKKBN Provinsi Bengkulu mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Program ini melibatkan masyarakat umum, komunitas, hingga swasta sebagai orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting.
Bentuk dukungan tidak hanya terbatas pada pemenuhan gizi. Edukasi kesehatan, perbaikan sanitasi dan akses air bersih, hingga bantuan rumah layak huni masuk dalam skema program ini.
Momen pertemuan juga diisi penandatanganan komitmen bersama antara BKKBN Provinsi Bengkulu dan Pemkab Bengkulu Utara tentang pengelolaan sampah. Kerja sama ini dinilai strategis karena persoalan stunting berkaitan langsung dengan kualitas lingkungan hidup yang bersih dan sehat.
“Insyaallah, sinergitas seperti inilah yang kita harapkan agar permasalahan stunting di Bengkulu Utara dapat segera kita atasi bersama,” ujar Arie Septia Adinata.
Kunjungan kerja ini, menurut dr. Zamhir Setiawan, merupakan bentuk apresiasi atas dukungan luar biasa Pemkab Bengkulu Utara terhadap program Bangga Kencana dan percepatan penanganan stunting. “Kunjungan kerja kami ke Bengkulu Utara ini merupakan wujud apresiasi atas prestasi dan dukungan yang sangat luar biasa, khususnya dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana yang berjalan dengan baik,” ungkap Zamhir.
Pertemuan itu dihadiri Sekda Bengkulu Utara Fitriyansyah, Asisten I Bari Oktari, Kepala Dinas PPKB Nova Hendriani, serta jajaran terkait. Dari BKKBN, turut hadir Plt. Sekretaris Weldi Suisno dan Ketua Tim Kerja Penggerakan Masyarakat Edi Sofyan.