Rupiah Melemah ke Rp 16.450 per Dolar AS, BRI dan BNI Kompak Naikkan Kurs Jual Kamis (21/5)

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 11:16:40 WIB
Rupiah melemah ke Rp 16.450 per dolar AS, diikuti penyesuaian kurs jual oleh BRI dan BNI.

BENGKULU — Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BCA serempak menyesuaikan harga jual dolar AS ke level yang lebih mahal dibandingkan hari sebelumnya. Di Bank Mandiri, kurs jual dolar AS tercatat di Rp 16.450 per dolar AS, sementara kurs beli di level Rp 16.250. Angka yang sama juga berlaku di BRI dan BNI, yang sama-sama memasang harga jual Rp 16.450 dan harga beli Rp 16.250 per dolar AS.

BCA Posisikan Diri Paling Murah, Selisih Tipis dengan Bank BUMN

Berbeda tipis, BCA justru menawarkan kurs jual paling rendah di antara keempat bank tersebut, yakni Rp 16.425 per dolar AS. Sementara itu, harga beli dolar di BCA dipatok di Rp 16.225. Artinya, selisih antara harga jual tertinggi dan terendah hari ini hanya Rp 25 per dolar AS — menunjukkan persaingan ketat di sektor valas antar bank.

Perbedaan harga ini menjadi penting bagi nasabah yang hendak bertransaksi valas, terutama importir atau pelaku perjalanan ke luar negeri. Semakin lebar selisih antara kurs jual dan beli (spread), semakin mahal biaya transaksi yang harus ditanggung nasabah.

Kenapa Rupiah Tertekan Lagi?

Pelemahan rupiah hari ini tidak terlepas dari sikap hawkish bank sentral AS yang masih menahan suku bunga acuan di level tinggi. Indeks dolar AS (DXY) pagi ini bergerak di kisaran 104,8, mendekati level tertingginya dalam sepekan terakhir. Akibatnya, hampir seluruh mata uang Asia tertekan, termasuk won Korea Selatan dan baht Thailand.

Dari dalam negeri, pelaku pasar masih menunggu data neraca perdagangan Indonesia yang akan dirilis pekan depan. Jika surplus menyusut, tekanan terhadap rupiah berpotensi berlanjut. Sebaliknya, jika data positif, rupiah bisa kembali menguat ke bawah Rp 16.300 per dolar AS.

Fakta Singkat Kurs Dolar AS Hari Ini (21/5/2026)

  • Bank Mandiri: Jual Rp 16.450 — Beli Rp 16.250
  • BRI: Jual Rp 16.450 — Beli Rp 16.250
  • BNI: Jual Rp 16.450 — Beli Rp 16.250
  • BCA: Jual Rp 16.425 — Beli Rp 16.225

Bagi Anda yang berencana menukar dolar dalam jumlah besar, membandingkan kurs antar bank sebelum bertransaksi bisa menghemat biaya hingga ratusan ribu rupiah. Sebagai gambaran, menukar US$ 10.000 di BCA akan lebih murah Rp 250.000 dibandingkan di bank BUMN dengan selisih kurs jual Rp 25 per dolar AS.

Tekanan terhadap rupiah diperkirakan masih akan berlanjut dalam jangka pendek, seiring belum adanya sinyal pemangkasan suku bunga The Fed. Bank Indonesia sendiri terus melakukan intervensi ganda di pasar spot dan DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward) untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: investor.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top