JAKARTA — Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid kini memegang kendali operasional Polda Bengkulu. Pelantikannya digelar di Mabes Polri, Jakarta, bersamaan dengan pergantian beberapa kapolda lain di sejumlah provinsi.
Yudhi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996. Selama hampir tiga dekade mengabdi, ia telah menempati berbagai posisi strategis di tubuh Polri. Penunjukannya sebagai Kapolda Bengkulu menandai amanah baru untuk memimpin salah satu wilayah dengan tantangan geografis dan sosial yang khas.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi ini adalah dinamika organisasi yang wajar. "Mutasi jabatan pada institusi Polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel," ujar Johnny dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan bahwa pergantian pejabat juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas, soliditas internal, dan efektivitas pelaksanaan tugas di berbagai wilayah. "Diharapkan para pejabat yang mendapatkan amanah baru dapat langsung bekerja secara optimal dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," imbuhnya.
Bengkulu memiliki karakteristik wilayah yang rawan bencana alam, seperti gempa bumi dan longsor, serta tantangan kamtibmas di daerah perbatasan. Publik menantikan langkah awal Brigjen Pol Yudhi dalam menyusun prioritas kerja, mulai dari penguatan Bhabinkamtibmas hingga penanganan konflik lahan yang kerap muncul.
Pergantian pimpinan ini juga terjadi di tengah upaya Polri menjaga stabilitas keamanan menjelang tahapan politik daerah. Belum ada pernyataan resmi dari Kapolda baru mengenai program kerja seratus hari pertamanya.