TAIS — Ketua DPRD Seluma April Yones menegaskan pihaknya akan gencar menarik program-program dari kementerian agar bisa dialokasikan ke Kabupaten Seluma pada tahun 2026. Langkah ini ditempuh untuk mengurangi ketergantungan pembangunan daerah terhadap APBD yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).
“DPRD Seluma akan terus berupaya menarik sejumlah program dari kementerian agar dapat diarahkan ke Kabupaten Seluma pada tahun 2026. Dengan begitu, pembangunan tidak hanya mengandalkan anggaran APBD,” ujar April Yones di hadapan peserta rapat.
Bupati Seluma Teddy Rahman mengakui persoalan infrastruktur masih menjadi kendala serius, terutama di daerah pedalaman. Ia menyebut pembangunan jalan dan jembatan akan terus diupayakan secara bertahap untuk menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini terisolasi.
“Kami terus berusaha melaksanakan pembangunan serta mengentaskan berbagai persoalan yang saat ini dihadapi, terutama masalah infrastruktur yang masih menjadi kendala di daerah pedalaman Seluma,” kata Teddy Rahman dalam sambutannya.
Ketua DPRD Seluma menambahkan, selama 23 tahun sejak dimekarkan dari Kabupaten Bengkulu Selatan, berbagai program pembangunan telah berjalan di sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Ia menekankan komitmen DPRD untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Seluma.
“Tentunya banyak program pembangunan yang telah dilaksanakan, baik di sektor infrastruktur jalan dan jembatan maupun pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan. Saat ini DPRD Seluma terus mendorong serta siap berkolaborasi demi pembangunan Kabupaten Seluma yang lebih baik ke depan,” ujar April Yones.
Rapat paripurna istimewa itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD April Yones, didampingi Wakil Ketua I Samsul Aswajar dan Wakil Ketua II Sugeng Zonrio. Hadir pula Wakil Bupati Seluma Drs. H. Gustianto, Sekretaris Daerah Deddy Ramdhani, serta jajaran pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkab Seluma.