PEKANBARU — Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo langsung turun ke lapangan memantau proses pemulihan di Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS) di Pekanbaru, Riau, pada Minggu (24/5). Langkah ini diambil untuk memastikan setiap perkembangan di sistem transmisi yang menghubungkan kelistrikan Sumatera dapat direspons secara real-time.
PLN mengonfirmasi bahwa pemadaman massal yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera itu dipicu oleh cuaca buruk. Kondisi ekstrem berdampak langsung pada sebagian sistem kelistrikan, sehingga menyebabkan gangguan berantai pada jaringan transmisi.
“Kami terus melakukan pengawasan secara menyeluruh terhadap seluruh parameter operasional sistem. Dengan pemantauan yang berlangsung secara real-time, setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons,” ujar Darmawan dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Senin.
Selama proses penormalan, PLN memprioritaskan pengamanan pasokan listrik ke fasilitas layanan publik. Rumah sakit, bandara, dan pusat layanan masyarakat menjadi sasaran utama agar aktivitas vital warga tetap berjalan normal.
Hingga Minggu (24/5) pukul 06.00 WIB, PLN telah menormalkan 176 gardu induk yang sempat terdampak. Pasokan listrik ke pelanggan pun kembali pulih secara bertahap seiring rampungnya perbaikan di gardu-gardu tersebut.
Darmawan menambahkan bahwa seluruh parameter kelistrikan di sistem Sumatera saat ini berada dalam kondisi stabil dan beroperasi optimal. PLN memastikan kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat tetap terjaga setelah gangguan besar ini.