BENGKULU — Mantan arsitek Persib Bandung, Bojan Hodak, buka suara soal tantangan yang menanti timnya di musim baru. Menurut pelatih Kroasia yang kini digantikan Igor Tolic, status juara tiga kali beruntun membuat Persib menjadi sasaran utama klub-klub Liga Super Indonesia.
Hodak menilai pencapaian hattrick juara adalah prestasi luar biasa yang secara otomatis mengundang tekanan lebih besar. Ia meyakini tim asal Bandung itu memiliki kapasitas untuk melewati ujian tersebut.
“Tekanannya akan lebih besar. Ketika Anda menang tiga kali, semua orang pasti punya motivasi ekstra untuk mengalahkan Anda. Itu normal, tapi saya yakin klub ini mampu mengatasinya,” ucapnya dikutip dari laman resmi Persib.
Bojan Hodak secara khusus menyoroti musim terakhirnya sebagai musim tersulit. Ia mengakui perombakan skuad besar-besaran menjadi salah satu faktor yang membuat perjalanan juara kali ini terasa berat.
Persib dan Borneo FC finis dengan raihan poin identik di akhir kompetisi. Namun, anak asuh Hodak berhak atas gelar juara setelah unggul dalam rekor pertemuan head-to-head melawan Pesut Etam.
“Tahun terakhir ini benar-benar sulit bagi kami. Menghasilkan pencapaian seperti ini lagi di tengah ketatnya investasi besar dari kompetitor seperti Borneo FC dan Persija Jakarta adalah sesuatu yang fantastis,” katanya.
Hodak menutup masa baktinya dengan catatan impresif. Ia menegaskan bahwa timnya berhasil mengumpulkan akumulasi poin tertinggi sepanjang tiga musim terakhir, sebuah bukti konsistensi yang sulit ditandingi.
“Saya sangat senang kami bisa mengumpulkan poin terbanyak dalam tiga tahun ini,” tegas pelatih berusia 53 tahun tersebut.