BENGKULU — Honor kembali memperluas lini ponsel Win series dengan kehadiran Honor Win Turbo. Perangkat ini resmi diperkenalkan di China dan langsung menyita perhatian berkat baterai berkapasitas 10.000 mAh yang menjadi ciri khas seri tersebut. Namun, pendekatan yang digunakan pada model Turbo berbeda signifikan dibandingkan varian Win reguler dan Win RT yang sudah lebih dulu beredar.
Alih-alih mengejar performa mentah, Honor Win Turbo mengutamakan efisiensi daya. Ponsel ini ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 8500. Pilihan prosesor ini memang sengaja diambil karena konsumsi dayanya lebih rendah dibandingkan Snapdragon 8 Elite yang digunakan di Win RT atau Snapdragon 8 Elite Gen 5 di Win reguler.
Keunggulan utama Honor Win Turbo jelas terletak pada baterainya yang besar. Dengan mengombinasikan kapasitas 10.000 mAh dan chipset Dimensity 8500 yang lebih irit, Honor mengklaim perangkat ini mampu bertahan jauh lebih lama dalam sekali pengisian daya dibandingkan dua saudaranya yang lebih bertenaga. Tidak adanya kipas pendingin aktif juga membuat desainnya berpotensi lebih ringkas dan kedap debu, meski detail bodi tangguh (durable chassis) masih menjadi nilai jual tersendiri.
Hingga berita ini diturunkan, Honor belum mengumumkan harga resmi untuk Win Turbo. Peluncuran perdana dilakukan di China, dan belum ada informasi mengenai ketersediaan global, termasuk pasar Indonesia. Biasanya, Honor membutuhkan waktu beberapa bulan untuk membawa lini produk barunya ke Tanah Air.
Seri Win sebelumnya, yaitu Win reguler dan Win RT, diposisikan sebagai ponsel dengan performa tinggi yang didukung kipas pendingin aktif untuk menjaga suhu tetap stabil saat bermain game berat. Honor Win Turbo mengambil jalur yang berbeda. Ponsel ini jelas tidak ditujukan untuk pengguna yang mengincar performa mentah atau frame rate tinggi di game-game berat. Sebaliknya, perangkat ini merupakan pilihan ideal bagi profesional lapangan, pengguna yang sering bepergian, atau siapa pun yang menginginkan ponsel dengan daya tahan baterai luar biasa tanpa perlu khawatir kehabisan daya di tengah hari.