Kemenag Bengkulu Utara Lantik 3 Kepala KUA Baru, Ini Tugas Utama yang Ditekankan: Tekan Angka Perceraian

Penulis: Hendrizal Satria  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 12:09:31 WIB
Kepala Kemenag Bengkulu Utara melantik tiga kepala KUA baru di Aula Kantor Kemenag, Kamis (4/6/2026).

ARGAMAKMUR — Kepala Kemenag Bengkulu Utara, H. Sipuan, memimpin langsung prosesi pelantikan tiga kepala KUA di Aula Kantor Kemenag setempat pada Kamis (4/6/2026). Pejabat yang dilantik adalah Drs. H. Edi Setiawan untuk KUA Kecamatan Batik Nau, Sutrisno untuk KUA Kecamatan Ulok Kupai, dan Ujang Azwari untuk KUA Kecamatan Air Padang.

Bukan Sekadar Pencatat Nikah

Dalam sambutannya, H. Sipuan menegaskan bahwa posisi kepala KUA memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar dari sekadar urusan administrasi pencatatan nikah. Ia menekankan bahwa mereka adalah perpanjangan tangan kementerian di tingkat kecamatan yang harus profesional dan responsif.

"Kepala KUA bukan sekadar pejabat administrasi pencatat nikah. Mereka memiliki tanggung jawab moral untuk menekan angka perceraian dengan memperkuat bimbingan perkawinan," ujar H. Sipuan.

Penghargaan untuk Para Pelaksana Tugas

Prosesi pelantikan juga menjadi momen apresiasi bagi para pelaksana tugas (Plt) yang sebelumnya mengisi kekosongan jabatan di tiga KUA tersebut. H. Sipuan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi mereka selama menjabat.

Penghargaan diberikan kepada Senno yang merupakan Plt Kepala KUA Kecamatan Batik Nau, Suyono sebagai Plt Kepala KUA Kecamatan Ulok Kupai, serta Dedi Vilara yang sebelumnya menjabat Plt Kepala KUA Kecamatan Air Padang.

Target: Bimbingan Perkawinan Lebih Intensif

Dengan dilantiknya tiga kepala KUA definitif ini, Kemenag Bengkulu Utara berharap layanan bimbingan perkawinan di kecamatan bisa lebih optimal. Fokus utama yang diinstruksikan adalah penguatan edukasi pranikah bagi calon pengantin dan pendampingan bagi pasangan yang rentan mengalami konflik rumah tangga.

Langkah ini menjadi prioritas mengingat angka perceraian di Bengkulu Utara masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kepala KUA diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan perceraian melalui program-program konseling dan penyuluhan keluarga.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: radarutara.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top