" /> "> "> " /> ">
Agus memulai kariernya di sektor perbankan internasional pada 1991 di DBS Buana Tat Lee Bank. Di sana, ia menangani transaksi perdagangan luar negeri seperti remittance, collection, serta layanan ekspor dan impor.
Pengalamannya kemudian merambah ke sektor investasi dan pasar keuangan saat bergabung dengan ABN AMRO Asset Management pada 1997. Ia terlibat dalam pengembangan bisnis instrumen pasar uang, obligasi, saham, derivatif, hingga pengelolaan treasury lintas negara. Kariernya berlanjut di Bank Syariah Mandiri (2004-2006) dan Bank Danamon (2006-2014) sebelum akhirnya memimpin Bank Kalsel pada 2019-2021.
Selama masa kepemimpinannya di Bank Kalsel, Agus mencatat sejumlah capaian. Laba bersih bank meningkat sekitar 55 persen, pertumbuhan kredit berada di level dua digit, dan kualitas aset membaik yang tercermin dari turunnya rasio kredit bermasalah (NPL).
Transformasi internal ia jalankan melalui budaya kerja "Speed and Comply", yang menekankan keseimbangan antara percepatan kinerja bisnis dan kepatuhan terhadap prinsip tata kelola perbankan yang baik. Atas capaian itu, ia kemudian dipercaya memimpin Bank Banten Tbk pada 2021-2022, fokus pada transformasi kelembagaan dan penguatan tata kelola perusahaan.
Dalam berbagai kesempatan, Agus dikenal mengedepankan pendekatan manajemen berbasis Plan-Do-Check-Action (PDCA) sebagai kerangka utama pengelolaan organisasi. Pendekatan ini menitikberatkan pada siklus perbaikan berkelanjutan serta integrasi prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), terutama yang berkaitan dengan keberlanjutan, tata kelola perusahaan, dan dampak sosial ekonomi.
Saat ini, ia menjabat sebagai Executive Vice President Bank JTrust Indonesia dan merupakan pendiri sekaligus Chairman Indonesia Islamic Global Market Association (IIGMA).
Agus menyelesaikan pendidikan S1 Sastra Arab di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada 1990, kemudian meraih gelar Magister Sains Perbankan Syariah dari Universitas Indonesia pada 2005. Ia menuntaskan program doktoral di bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat pada 2020 dengan predikat cumlaude.
Kompetensinya diperkuat sejumlah sertifikasi profesional, antara lain Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan BSMR Level 5, Sertifikasi Treasury Advanced Level, Sertifikasi Assessor Manajemen Risiko BNSP, serta Sertifikasi Nazhir Wakaf.
Di luar dunia perbankan, Agus aktif dalam publikasi jurnal internasional bereputasi, penelitian terkait digitalisasi perbankan, serta penulisan buku-buku ber-ISBN mengenai pembiayaan dan ekonomi masyarakat. Ia juga menjabat sebagai Ketua Persejasi (Walking Football) Provinsi Banten.