KOTA BENGKULU — Sebanyak 105 titik parkir temporer disiagakan di sepanjang Pantai Panjang selama rangkaian Festival Tabut 2026 berlangsung. Langkah ini diambil Pemkot Bengkulu untuk mengurai kepadatan kendaraan yang diprediksi melonjak drastis selama acara tahunan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Toni Hastri, mengatakan penentuan setiap titik parkir telah diperhitungkan secara matang. Jarak antar-petak diukur agar mobil dan motor bisa keluar-masuk tanpa menyumbat jalur logistik utama.
"Semua titik kantong parkir sudah kami ukur jarak dan kapasitas dayanya. Hal ini penting agar sirkulasi kendaraan keluar-masuk lancar, dan arus lalu lintas di jalur utama tetap mengalir," kata Toni di Bengkulu, Senin.
Seratus lima titik parkir itu dibagi ke dalam dua kantong utama. Tujuannya memecah konsentrasi kendaraan agar tidak menumpuk pada satu pintu masuk.
Kantong parkir pertama berada dari kawasan Mie Bangladesh hingga area belakang Bengkulu Indah Mall (BIM). Zona ini menjadi kantong terbesar dengan kapasitas 67 titik, menempel langsung dengan panggung utama dan pusat UMKM. Area tersebut diprioritaskan untuk menampung kendaraan roda empat.
Sedangkan 38 titik parkir sisanya disebar membentang di sepanjang pesisir Pantai Panjang. Lokasi ini disiapkan untuk melayani arus pengunjung yang datang dari arah Ratu Samban dan Pasar Bengkulu, sehingga distribusi kendaraan lebih merata.
Anggota Satlantas Polresta Bengkulu akan ditempatkan di setiap persimpangan krusial dan pintu masuk kantong parkir. Toni menegaskan skema yang telah direncanakan harus berjalan optimal.
Petugas tidak akan segan mengambil tindakan tegas terhadap parkir liar di bahu jalan Pantai Panjang yang berpotensi memicu kemacetan. Pengunjung dan pedagang diharapkan bisa beraktivitas dengan nyaman sepanjang ajang tersebut.
"Sebanyak 105 titik parkir ini bersifat temporer dan hanya aktif selama rangkaian Festival Tabut berlangsung. Begitu rangkaian ritual budaya selesai, seluruh marka dan rambu darurat akan dibongkar untuk mengembalikan fungsi jalan seperti sedia kala," ucapnya.