BENGKULU — Anthropic sedang berada di puncak popularitas di kalangan pelanggan korporasi, meskipun—atau mungkin karena—terus berseteru dengan pemerintahan Trump. Data terbaru dari Ramp, platform manajemen pengeluaran yang melayani lebih dari 70.000 bisnis, menunjukkan pangsa pasar pengeluaran bisnis untuk langganan AI Anthropic melonjak ke 41 persen pada Mei 2025.
Angka ini mengungguli OpenAI yang hanya menguasai 39,5 persen dari total langganan AI yang dibayar oleh perusahaan-perusahaan klien Ramp. Pangsa pasar OpenAI tercatat flat dibanding bulan sebelumnya.
Pertumbuhan ini terjadi di tengah ketegangan politik yang meningkat. Pada Maret 2025, pemerintahan Trump menetapkan Anthropic sebagai risiko rantai pasok setelah perusahaan tersebut menolak mengizinkan penggunaan model AI-nya untuk pengawasan massal warga AS dan pengembangan senjata otonom penuh.
Ironisnya, Ara Kharazian, ekonom utama Ramp yang menyusun data belanja AI ini, mengatakan bulan terbaik Anthropic dalam adopsi bisnis justru terjadi saat Departemen Pertahanan AS memberi label risiko rantai pasok tersebut. "Jika ada, ini kemungkinan akan mendongkrak mereka," kata Kharazian kepada TechCrunch. "Ada aura tertentu yang muncul ketika model Anda secara spesifik disebut terlalu berbahaya untuk digunakan."
Ketegangan kembali memuncak pada Jumat pekan lalu. Pemerintahan Trump mengirimkan surat yang memerintahkan Anthropic melarang warga non-AS, termasuk karyawannya sendiri, untuk mengakses model-model tercanggih: Mythos 5 yang dirilis terbatas dan Fable 5 yang baru dirilis untuk publik tiga hari sebelumnya.
Perintah ini memaksa Anthropic menarik kedua model terbarunya dari pasar. Pemicu dugaan adalah peretas yang dengan mudah menerobos sistem pengaman Fable 5—yang dirancang untuk mencegah akses ke kemampuan Mythos. Mythos sendiri dikenal sangat mahir menemukan celah keamanan dalam kode perangkat lunak, sehingga Anthropic memasarkannya sebagai model berbahaya dan membatasi rilis publik.
Meskipun Mythos dan Fable 5 ditarik, data Ramp menunjukkan pelanggan bisnis masih setia menggunakan varian Claude Opus, terutama versi-versi terbaru. Opus adalah model yang mendahului Mythos dan masih tersedia secara terbuka. Pada akhir Mei, Anthropic bahkan merilis versi baru, Opus 4.8.
Dari sepertiga transaksi yang bisa diidentifikasi detail modelnya oleh Ramp, mayoritas pengeluaran bisnis mengarah ke berbagai varian Claude Opus. Sementara itu, Mythos baru dirilis secara terbatas pada April 2025, dan Fable 5 hanya bertahan beberapa hari di pasaran.
Di luar konflik dengan pemerintah, kinerja bisnis Anthropic menunjukkan tren positif. Perusahaan AI ini mengumpulkan dana 65 miliar dolar AS dengan valuasi 965 miliar dolar AS pada akhir Mei, mengalahkan OpenAI di kategori yang sama. Anthropic juga mencatatkan kuartal profitabel pertamanya dan telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia.
Data dari Sensor Tower menegaskan OpenAI masih memimpin di segmen konsumen umum. Namun di ranah bisnis—khususnya untuk aktivitas coding melalui alat Claude Code—Anthropic terus memperkuat posisinya. Belum bisa diprediksi bagaimana drama terbaru dengan Gedung Putih akan mempengaruhi rencana IPO Anthropic, mengingat investor pasar publik cenderung menghindari perusahaan yang terlibat kontroversi dengan pemerintah.