BENGKULU — Pertandingan Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal dan RD Kongo bisa disaksikan secara langsung melalui siaran free-to-air TVRI Nasional dan TVRI Sport. Bagi pengguna layanan streaming, hak siar over-the-top (OTT) dipegang oleh FolaPlay dan MAXStream.
Tim asuhan Roberto Martinez datang ke Houston dengan modal positif. Dalam lima laga terakhir, Portugal hanya sekali gagal menang, yakni saat ditahan imbang 0-0 oleh Meksiko pada Maret 2026. Sisanya, mereka sukses mengalahkan Amerika Serikat (2-0), Chile (2-1), dan Nigeria (2-1) di laga persahabatan.
Catatan paling mentah terjadi pada November 2025 ketika Portugal menghancurkan Armenia dengan skor telak 9-1 di babak kualifikasi. Satu-satunya noda adalah kekalahan dari Republik Irlandia pada akhir tahun lalu.
Kebangkitan RD Kongo menjadi cerita menarik di Grup K. Mereka lolos ke putaran final untuk pertama kalinya sejak 1974. Namun, persiapan tim belum sepenuhnya mulus. Dari lima laga terakhir, mereka menelan dua kekalahan: 0-1 dari Aljazair dan 1-2 dari Chile.
Meski begitu, RD Kongo menunjukkan pertahanan yang cukup solid. Mereka berhasil mencatatkan tiga clean sheet dalam lima pertandingan, termasuk hasil imbang 0-0 melawan Denmark pada awal Juni lalu. Kemenangan atas Bermuda (2-0) dan Jamaika (1-0) menjadi modal kepercayaan diri.
Tidak ada catatan pertemuan sebelumnya antara Portugal dan RD Kongo di turnamen resmi. Ini akan menjadi duel perdana bagi kedua tim di level Piala Dunia.
Grup K sendiri juga dihuni oleh Kolombia dan Uzbekistan. Portugal dijadwalkan menghadapi kedua tim tersebut setelah laga kontra RD Kongo. Hasil pertandingan nanti akan sangat menentukan posisi di puncak klasemen awal grup.
Pertandingan Portugal vs RD Kongo akan berlangsung di Houston Stadium pada Kamis (18/6/2026) pukul 00.00 WIB. Siaran langsung dapat diakses melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport secara gratis. Pengguna aplikasi streaming bisa mengakses laga melalui FolaPlay dan MAXStream.
Duel ini menjadi ujian awal bagi Portugal untuk membuktikan status unggulan mereka, sekaligus kesempatan sejarah bagi RD Kongo untuk mencuri poin di panggung terbesar sepak bola dunia.