CURUP — Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Bengkulu, DR. H. Syarifudin, S.Sos., M.Si, menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah tidak boleh berjalan sendiri tanpa diiringi pemenuhan hak normatif pekerja. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri acara Gathering Badan Usaha yang diselenggarakan Kantor Cabang (KC) Curup.
Acara tahunan ini dihadiri oleh ratusan perwakilan manajemen badan usaha, pelaku industri, dan pemangku kepentingan sektor ketenagakerjaan di wilayah kerja KC Curup. Forum ini dirancang untuk mempererat sinergi antara pemerintah, penyelenggara jaminan sosial, dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem kerja yang produktif dan aman.
Dalam sambutannya, Kadisnakertrans mengapresiasi kontribusi sektor swasta yang menjadi motor penggerak perekonomian daerah. Namun, ia menekankan bahwa kepedulian terhadap perlindungan sosial pekerja adalah kewajiban yang tak bisa ditawar.
"Perusahaan tidak hanya berfokus pada produktivitas dan keuntungan, tetapi wajib menaruh kepedulian tinggi terhadap aspek perlindungan sosial dan nilai-nilai keselamatan kerja. Sinergi yang kuat dalam forum ini adalah kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja secara menyeluruh di Provinsi Bengkulu," ujar Syarifudin.
Melalui momentum gathering ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama mitra strategis di KC Curup mendorong seluruh badan usaha untuk fokus pada tiga hal. Pertama, meningkatkan kepatuhan dengan memastikan seluruh pekerja formal dan keluarganya terdaftar aktif dalam program jaminan sosial nasional demi target Universal Health Coverage (UHC) yang berkualitas.
Kedua, memperkuat implementasi budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan. Langkah ini dinilai krusial untuk menekan angka kecelakaan kerja yang masih kerap terjadi di sektor industri.
Ketiga, mengajak dunia usaha untuk aktif berpartisipasi dalam program jaminan sosial kemasyarakatan serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kontribusi sosial ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat di wilayah operasionalnya.
Acara gathering juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan evaluasi kepesertaan. Sejumlah badan usaha yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap kepatuhan regulasi ketenagakerjaan dan perlindungan sosial sepanjang tahun berjalan mendapat penghargaan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, pemerintah berharap iklim investasi di wilayah kerja KC Curup terus tumbuh positif. Pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan jaminan perlindungan ketenagakerjaan yang inklusif dan merata bagi seluruh pekerja di Provinsi Bengkulu.