STIESNU Bengkulu Tegaskan Komitmen Jaga Kedaulatan NKRI, Civitas Akademika Dilibatkan dalam Penguatan Wawasan Kebangsaan

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Senin, 22 Juni 2026 | 13:47:31 WIB
Pimpinan STIESNU Bengkulu menegaskan komitmen kampus dalam menjaga kedaulatan NKRI.

BENGKULU — STIESNU Bengkulu secara resmi menggaungkan kembali komitmen menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI di lingkungan kampus. Penegasan ini disampaikan dalam sebuah forum internal yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa.

Pimpinan STIESNU Bengkulu menekankan bahwa kampus memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Wawasan kebangsaan dinilai krusial untuk membentengi mahasiswa dari paham radikalisme dan intoleransi yang dapat mengancam persatuan.

Peran Kampus dalam Penguatan Ideologi

Dalam kegiatan tersebut, STIESNU Bengkulu menyoroti pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah. Kampus tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga garda depan dalam menjaga ideologi Pancasila.

Civitas akademika didorong untuk menjadi agen perubahan yang aktif menyosialisasikan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing. Hal ini sejalan dengan visi STIESNU sebagai perguruan tinggi yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah.

Fakta Singkat Seputar Komitmen STIESNU Bengkulu

  • Penegasan komitmen disampaikan dalam forum internal kampus yang melibatkan seluruh elemen sivitas akademika.
  • STIESNU Bengkulu menempatkan wawasan kebangsaan sebagai bagian integral dari kurikulum dan kegiatan kemahasiswaan.
  • Langkah ini merupakan respons terhadap dinamika sosial yang memerlukan penguatan ideologi di kalangan generasi muda.

Pimpinan STIESNU Bengkulu menyebut bahwa komitmen menjaga NKRI bukan sekadar seremonial, melainkan harus diwujudkan dalam aksi nyata. Kegiatan seperti diskusi kebangsaan, seminar, dan pengabdian masyarakat menjadi sarana untuk menanamkan nilai tersebut.

Kampus juga membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat jaringan dalam menjaga persatuan. Kolaborasi dengan aparat keamanan dan tokoh agama setempat dinilai penting untuk menciptakan ekosistem yang kondusif.

Dampak bagi Mahasiswa dan Masyarakat Sekitar

Mahasiswa STIESNU Bengkulu diharapkan mampu menjadi teladan dalam menerapkan sikap toleransi dan cinta tanah air. Mereka dibekali pemahaman bahwa menjaga keutuhan NKRI adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat.

Langkah STIESNU Bengkulu ini menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di Provinsi Bengkulu untuk turut serta dalam penguatan wawasan kebangsaan. Dengan sinergi yang kuat, ancaman terhadap kedaulatan bangsa dapat diminimalisir sejak dari akar rumput.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: bengkulutoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top