SPMB SMAN 5 Kota Bengkulu Digugat 20 Sanggahan, Hasil Kelulusan Akhir Berubah Usai Verifikasi Ulang

Penulis: Hendrizal Satria  •  Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59:31 WIB
sanggahan memicu perubahan hasil kelulusan SPMB SMAN 5 Kota Bengkulu setelah verifikasi ulang.

BENGKULU — Sebanyak 20 sanggahan dari masyarakat mengubah komposisi kelulusan SPMB di SMAN 5 Kota Bengkulu tahun ajaran 2026. Kepala SMAN 5 Kota Bengkulu, Lusi Rafiska, M.Pd., memastikan seluruh perubahan yang terjadi merupakan hasil verifikasi ulang yang dikoordinasikan dengan tim SPMB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu.

Empat Tahapan Seleksi dan Titik Kritis Masa Sanggah

Proses seleksi di sekolah yang berlokasi di pusat Kota Bengkulu ini berlangsung melalui empat tahap: pendaftaran, pengumuman kelulusan awal, masa sanggah, dan penetapan kelulusan akhir. Masa sanggah menjadi fase paling krusial karena membuka ruang bagi warga untuk mempertanyakan hasil sementara.

Dari 20 sanggahan yang masuk, tim SPMB sekolah melakukan penelusuran satu per satu. Hasilnya, sejumlah nama peserta yang semula dinyatakan lulus harus diganti dengan nama lain yang memenuhi syarat setelah verifikasi ulang.

Lembaga Pengawas Turun Tangan, Nihil Pelanggaran

Kepala SMAN 5 Kota Bengkulu, Lusi Rafiska, menjelaskan bahwa rangkaian SPMB tahun ini diawasi oleh empat lembaga sekaligus. Mereka adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Inspektorat Provinsi Bengkulu, dan Ombudsman RI Perwakilan Bengkulu.

"Dari hasil pengawasan ketat lembaga-lembaga tersebut, dipastikan tidak ditemukan adanya pelanggaran formal maupun administratif yang dilakukan oleh panitia SPMB SMAN 5 Bengkulu selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung," ujar Lusi Rafiska saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/6/2026).

Transparansi Jadi Kunci di Tengah Dinamika PPDB

Perubahan hasil kelulusan di tengah proses SPMB kerap memicu keresahan orang tua dan calon murid. Namun, dengan adanya mekanisme sanggah dan verifikasi ulang yang melibatkan dinas pendidikan, sekolah berupaya menjaga akuntabilitas.

Lusi menambahkan, seluruh temuan dari masa sanggah telah dikoordinasikan langsung dengan tim SPMB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu sebelum penetapan akhir diumumkan. Langkah ini memastikan tidak ada keputusan sepihak yang merugikan peserta.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: targetberita.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top