KOTA BENGKULU — Pemerintah Kota Bengkulu mengimbau orangtua dan siswa tingkat SD serta SMP untuk tidak memaksakan diri masuk ke sekolah yang dianggap favorit. Sebab, menurut Kepala Disdikbud Kota Bengkulu Ilham Putra, seluruh SD dan SMP negeri maupun swasta di kota itu kini memiliki standar mutu pendidikan yang relatif setara, baik dari sisi kurikulum maupun fasilitas.
Bagi siswa yang hingga hari terakhir SPMB pada 3 Juli 2026 belum berhasil mendapatkan sekolah, Disdikbud Kota Bengkulu membuka posko pengaduan. Orangtua dan siswa diminta datang langsung ke kantor Disdikbud mulai 4 Juli 2026 untuk melapor.
"Mulai tanggal 4 Juli nanti akan kami arahkan ke sekolah-sekolah yang masih memiliki kuota rombongan belajar," kata Ilham Putra di Bengkulu, Senin.
Ilham menegaskan, fanatisme terhadap satu sekolah tertentu sudah tidak relevan. Pemerintah kota telah memastikan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh sekolah. "Saat ini seluruh SD dan SMP di Kota Bengkulu sudah memiliki standar yang sama, sehingga yang terpenting adalah anak tetap mendapatkan layanan pendidikan yang baik," ujarnya.
Pemkot Bengkulu berkomitmen penuh menjamin hak akses pendidikan bagi semua anak usia sekolah. Proses transisi penerimaan peserta didik baru tahun ini dirancang agar tidak ada satu pun anak yang tertinggal.
Ilham optimistis seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan dasar (SD/MI) pada tahun ini dapat tertampung secara keseluruhan di SMP yang tersedia di Kota Bengkulu. Koordinasi intensif antar-kepala sekolah terus diperketat untuk memastikan proses SPMB 2026 berjalan kondusif dan lancar hingga seluruh kuota rombel terisi sesuai regulasi.