BENGKULU — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu, Mif Tarul Ilmi, mengatakan para peserta yang lolos akan menjalani pemusatan pendidikan dan latihan (pusdiklat) sebagai persiapan tugas pengibaran bendera. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 15 Agustus 2026 di Balai Raya Semarak.
"Para peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti tahapan pemusatan pendidikan dan latihan sebagai bagian dari persiapan menjalankan tugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Bengkulu," ujar Mif Tarul Ilmi, Selasa 30 Juni 2026.
Dari sembilan kabupaten dan satu kota yang mengirimkan perwakilan, Kabupaten Kepahiang menjadi satu-satunya daerah yang belum berhasil meloloskan peserta ke tingkat provinsi. Tiga pelajar yang dikirimkan dinyatakan tidak lolos karena belum memenuhi standar penilaian seleksi.
Mif menyebut kondisi ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi daerah. Pembinaan dan persiapan peserta di tingkat kabupaten perlu ditingkatkan agar pada tahun berikutnya seluruh daerah di Bengkulu dapat mengirimkan wakil terbaiknya.
"Kita berharap ini dapat menjadi evaluasi bersama sehingga ke depan proses pembinaan di tingkat daerah bisa semakin ditingkatkan. Harapannya seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu dapat mengirimkan perwakilan terbaiknya hingga lolos ke tingkat provinsi," tambahnya.
Sebanyak 24 peserta lainnya yang gagal melanjutkan ke tingkat provinsi akan dikembalikan ke daerah asal. Mereka tetap akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI di tingkat kabupaten dan kota masing-masing.
Meski belum berhasil menembus seleksi provinsi, para peserta tersebut diharapkan tetap menjadi teladan dan membawa semangat nasionalisme di lingkungannya. Sebelumnya, satu pasang pelajar asal Bengkulu telah terpilih mewakili daerah untuk menjadi calon Paskibraka tingkat nasional di Istana Negara.