32 SMP Negeri di Bengkulu Tengah Diserbu Ribuan Calon Murid Baru di Hari Pertama SPMB, 192 Bangku Disiapkan

Penulis: Syahrul Karim  •  Rabu, 01 Juli 2026 | 22:23:01 WIB
Wali murid memadati SMP Negeri 3 Bengkulu Tengah pada hari pertama pendaftaran SPMB.

BENGKULU TENGAH — Sebanyak 2.526 kursi tersebar di 32 SMP Negeri di Bengkulu Tengah untuk menjaring ribuan calon siswa baru. Hari pertama SPMB, Rabu (1/7), langsung diserbu wali murid yang mendaftarkan anaknya sejak pagi.

Pantauan di SMP Negeri 3 yang berlokasi di Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat, terlihat wali murid mengantre menyerahkan berkas pendaftaran dalam satu map. Petugas SPMB langsung memeriksa kelengkapan dokumen di tempat. Jika dinyatakan lengkap, calon murid dan wali dipersilakan pulang.

Enam Rombel Siap Tampung 192 Murid Baru

Kepala SMP Negeri 3 Bengkulu Tengah, D Tirta Jaya, mengatakan sekolahnya menyediakan 192 bangku yang terbagi dalam enam rombongan belajar (rombel). Pada hari pertama pendaftaran, sudah 150 berkas masuk ke panitia.

"Ada 192 kuota murid baru di SMP Negeri 3 Bengkulu Tengah untuk tahun ajaran 2026 - 2027. Pada masa pendaftaran atau pengembalian berkas hari ini sudah 150 berkas masuk ke panitia SPMB," kata D Tirta Jaya.

Jadwal Pengumuman Masih Dibahas

Proses SPMB di Bengkulu Tengah berlangsung dalam dua tahap. Pengambilan formulir dilakukan pada 29-30 Juni, disusul penyerahan berkas pada 1-3 Juli. Setelah masa pendaftaran ditutup, seluruh SMP Negeri akan mengumumkan murid yang diterima. Hingga saat ini, jadwal pengumuman masih dalam pembahasan.

Untuk jadwal masuk sekolah, tetap mengacu pada kalender akademik yang telah ditetapkan, yakni 13 Juli mendatang. Tidak ada penambahan satu minggu libur sekolah, meskipun penerimaan rapor di Bengkulu Tengah dimundurkan satu pekan dari jadwal nasional. Hal itu karena sekolah ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten ke-18 pada 24 Juni.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: rbtv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top