BENGKULU — SUV listrik andalan Toyota ini kini menjadi model terlaris ketiga di segmen EV Negeri Paman Sam pada kuartal pertama 2026. Kesuksesan ini didorong oleh penyegaran besar yang dilakukan Toyota pada akhir 2025, terutama di sektor jarak tempuh dan kemudahan pengisian daya.
Peningkatan paling signifikan ada pada daya jelajah. Toyota mengklaim varian terbaru bZ mampu menempuh hingga 314 mil atau setara 505 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Angka ini 25 persen lebih jauh dari model sebelumnya.
Selain itu, motor listriknya kini lebih bertenaga dan dibekali sistem battery preconditioning yang menjaga suhu baterai tetap optimal saat cuaca ekstrem. Yang paling menarik, port pengisian NACS sudah terintegrasi langsung, sehingga pemilik bisa mengakses jaringan Supercharger milik Tesla tanpa perlu adaptor tambahan.
Dengan banderol mulai 35.000 dolar AS atau sekitar Rp 560 juta (estimasi kurs Rp 16.000), bZ 2026 menjadi salah satu EV termurah di Amerika. Ia bersaing langsung dengan Chevy Bolt EV, Nissan LEAF, dan Hyundai IONIQ 5.
Namun, Toyota belum bisa menggeser posisi IONIQ 5 yang mencatat penjualan lebih dari 20.000 unit pada periode yang sama. Sementara Chevy Equinox EV justru ambrol 41 persen menjadi hanya 16.249 unit, kalah dari bZ.
Toyota juga menjual dua model EV lain di Amerika: C-HR listrik (3.748 unit) dan bZ Woodland (554 unit) pada paruh pertama 2026. Di sisi Lexus, model RZ berhasil terjual 7.814 unit, melampaui penjualan Cadillac Lyriq (7.578 unit) dan Cadillac Optiq (7.083 unit).
Dominasi ini akan semakin diperkuat dengan kehadiran Highlander BEV dan Lexus TZ, dua SUV listrik tiga baris kursi yang dijadwalkan meluncur akhir 2027.
Secara global, Toyota menjual 155.074 kendaraan listrik murni pada Mei 2026, naik 138 persen dibanding tahun lalu. Lonjakan ini dipicu oleh harga BBM yang tinggi dan model-model baru yang lebih kompetitif.
Meski demikian, Toyota tetap berpegang pada strategi multi-powertrain: tetap menjual mobil hybrid, plug-in hybrid, dan mesin bensin konvensional secara bersamaan. Strategi ini dinilai hanya akan bertahan jangka pendek. Sejumlah analis memperingatkan bahwa gelombang pesaing seperti Rivian R2, Lucid midsize crossover, dan Ford UEV siap menyerbu pasar mulai 2027.