Pelatihan Budidaya dan Pemetaan Modern Digelar untuk 150 Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 15:32:01 WIB
Peserta pelatihan budidaya kelapa sawit mengikuti materi teknis di Bengkulu Selatan.

BENGKULU — Para pekebun sawit di Bengkulu Selatan tidak lagi hanya mengandalkan cara-cara lama dalam mengelola kebun mereka. Pelatihan yang digelar di Kota Bengkulu ini menyasar dua keterampilan utama: teknik budidaya dan pemetaan lokasi perkebunan.

Dua Kelas, Satu Tujuan: Produktivitas Naik

Pelatihan dibagi menjadi dua kelas dengan jadwal berbeda. Sebanyak 90 pekebun mengikuti Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit yang berlangsung pada 28 Juni hingga 3 Juli 2026. Sementara itu, 60 peserta lainnya mengikuti Pelatihan Teknik Pemetaan Lokasi Perkebunan Kelapa Sawit pada 28 Juni hingga 2 Juli 2026.

Direktur Utama Daya Guna Lestari, M. Gema Aliza Putra, menekankan bahwa program ini bukan sekadar ceramah di ruangan. "Pelatihan ini dirancang agar para pekebun tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang bisa langsung diterapkan setelah kembali ke kebun masing-masing," ujarnya.

Pemetaan Modern: Bukan Sekadar Gambar Tangan

Di kelas pemetaan, para pekebun diperkenalkan dengan teknologi yang memungkinkan mereka memetakan batas lahan, titik tanam, hingga jaringan jalan kebun secara presisi. Kemampuan ini dinilai krusial untuk menghindari sengketa lahan dan mengoptimalkan tata kelola kebun.

Sedangkan di kelas budidaya, materi mencakup teknik pemupukan berimbang, pengendalian hama terpadu, hingga praktik panen yang baik. Semua ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas per hektare sekaligus menjaga keberlanjutan lahan.

Kolaborasi Tiga Pilar untuk SDM Perkebunan

Program ini merupakan bagian dari skema pembiayaan BPDP yang difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia. Keterlibatan DGL Learning Institute sebagai mitra pelaksana menunjukkan adanya upaya menghadirkan pelatihan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan pekebun di lapangan.

Dengan jumlah peserta mencapai 150 orang, pelatihan ini menjadi salah satu yang terbesar di Bengkulu Selatan dalam beberapa waktu terakhir. Para pekebun diharapkan mampu menjadi motor perubahan di komunitas masing-masing setelah kembali ke kebun mereka.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: daerah.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top