BENGKULU — Penyesuaian harga ini merupakan hasil evaluasi berkala yang dilakukan Pertamina dengan mengacu pada dinamika harga minyak dunia, aspek fiskal, serta daya beli masyarakat. Keputusan tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah sebelum diberlakukan.
Berikut rincian harga terbaru di wilayah Sumbagsel yang mencakup Bengkulu:
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penurunan ini merupakan bagian dari mekanisme penyesuaian harga yang berjalan secara periodik. "Penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah," ujar Kitty dalam keterangan resminya.
Penurunan harga kali ini terjadi di tengah tren pelemahan harga minyak global dalam beberapa pekan terakhir. Bagi pengguna kendaraan bermotor di Bengkulu yang biasa mengisi Pertamax Turbo atau solar nonsubsidi, penurunan ini langsung terasa saat pembelian di SPBU mulai dini hari tadi.
Pertamina memastikan meskipun harga turun, kualitas produk tetap sesuai spesifikasi. "Kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar," tutup Kitty.
Penurunan harga BBM nonsubsidi ini diharapkan dapat meringankan beban operasional bagi pelaku usaha transportasi dan logistik di Bengkulu yang menggunakan solar jenis Dexlite maupun Pertamina Dex. Sementara itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar subsidi tidak mengalami perubahan.