BENGKULU TENGAH — Sintia Bella, pelajar asal Bengkulu Tengah, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa setelah tenggelam di aliran sungai kawasan Wisata Batu Kambing. Peristiwa terjadi pada Minggu (5/7) pagi saat korban tengah berlibur bersama tiga orang temannya. Jenazah korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Sungai Lemau, namun nyawanya sudah tidak tertolong.
Menurut keterangan saksi di lokasi, korban bermaksud mandi dan langsung terjun ke aliran sungai. Saat mendarat, ban yang dipegangnya terlepas hingga menyebabkan ia tenggelam. Pengunjung lain dan warga setempat yang melihat kejadian itu langsung melakukan pencarian dengan cara menyelam di titik awal korban tenggelam.
"Pencarian dilakukan dengan proses penyelaman oleh belasan orang, termasuk pengunjung di kawasan wisata Batu Kambing ini. Penyelaman dilakukan dekat titik awal korban tenggelam," ujar Angga, salah satu saksi yang merupakan pengunjung setempat.
Proses pencarian berlangsung sekitar 15 menit. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Tim gabungan yang terdiri dari warga dan pengunjung segera mengevakuasi korban ke RSD Sungai Lemau. Namun, pihak rumah sakit menyatakan korban sudah meninggal dunia saat tiba di fasilitas kesehatan tersebut.
Camat Merigi Kelindang, Yarmi, membenarkan kejadian tenggelamnya pengunjung wisata Batu Kambing tersebut. Ia mendesak agar kawasan pemandian sungai itu ditutup sementara waktu demi mencegah korban jiwa lain.
"Benar korban telah dinyatakan meninggal dunia setelah tenggelam di wisata Batu Kambing. Saya berharap wisata pemandian sungai ini ditutup sementara waktu," singkat Yarmi saat dikonfirmasi.
Korban diketahui bernama Sintia Bella, warga Desa Karang Tinggi, Kecamatan Karang Tinggi, Bengkulu Tengah. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih berada di RSD Sungai Lemau untuk mengurus proses pemakaman. Belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola wisata terkait insiden ini.