Kadis Kominfotik Bengkulu Ajak Masyarakat Beri Data Akurat demi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Penulis: Syahrul Karim  •  Senin, 06 Juli 2026 | 15:59:31 WIB
Kadis Kominfotik Bengkulu mengajak masyarakat memberikan data akurat untuk sukseskan Sensus Ekonomi 2026.

BENGKULU — Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Bengkulu sangat bergantung pada kesediaan warga memberikan informasi yang jujur dan lengkap. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Nelly Alesa, dalam keterangan yang diterima di Bengkulu, baru-baru ini.

“Data Akurat, Ekonomi Kuat, Indonesia Sejahtera,” ujar Nelly, menekankan pentingnya validitas data yang akan dikumpulkan.

Fondasi Kebijakan Pembangunan Daerah

Menurut Nelly, data hasil sensus ekonomi tidak sekadar angka statistik. Data tersebut akan menjadi fondasi perencanaan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Pemerintah akan menggunakannya untuk menyusun program pemberdayaan usaha, meningkatkan investasi, menciptakan lapangan kerja, hingga memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bengkulu.

Peran Data Bagi UMKM Bengkulu

Bagi pelaku UMKM, data yang akurat akan membantu pemerintah merancang intervensi yang tepat sasaran. Mulai dari akses permodalan, pelatihan, hingga perluasan pasar.

Nelly mengingatkan bahwa data yang salah atau tidak lengkap bisa menyebabkan kebijakan yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.

Apa yang Diminta dari Masyarakat?

Masyarakat diharapkan menerima kedatangan petugas sensus dengan baik. Informasi terkait jenis usaha, jumlah tenaga kerja, omzet, dan aset usaha harus disampaikan secara jujur.

“Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data berkualitas,” kata Nelly. Data itu, lanjutnya, akan menjadi pijakan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengkulu.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: narasiberita.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top