Pemkab Bengkulu Tengah Gelontorkan Rp9 Miliar untuk 9 Proyek Jalan dan Jembatan, Dimulai dari 8 Kecamatan Strategis

Penulis: Syahrul Karim  •  Selasa, 07 Juli 2026 | 12:57:01 WIB
Pemkab Bengkulu Tengah mulai realisasikan Rp9 miliar untuk 9 proyek jalan dan jembatan di 8 kecamatan strategis.

BENGKULU TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah memulai tahun anggaran 2026 dengan mengucurkan dana hampir Rp9 miliar untuk perbaikan infrastruktur dasar. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Bengkulu Tengah, Erfa Ovetri, mengonfirmasi bahwa sembilan paket pekerjaan fisik telah memasuki tahap pelaksanaan setelah lelang selesai.

"Tahun ini terdapat 9 paket pekerjaan, termasuk 8 paket untuk jalan dan 1 paket untuk jembatan. Lelang untuk paket jalan telah rampung dan pekerjaan akan segera dimulai," ujar Erfa saat dihubungi, Rabu.

Empat Ruas Jalan dengan Anggaran di Atas Rp1 Miliar

Dari total anggaran yang dialokasikan, mayoritas dana terkonsentrasi pada empat ruas jalan utama. Proyek Jalan Karang Tinggi–Taba Lagan menjadi yang termahal dengan nilai kontrak Rp1,9 miliar. Disusul proyek Jalan Sri Kuncoro–Talang Pauh senilai Rp1,8 miliar, serta Jalan Tanjung Terdana–Harapan Makmur yang mencapai Rp1,6 miliar.

Selain itu, terdapat proyek Jalan Pondok Kubang menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebesar Rp858 juta, Jalan Pusat Perkantoran–Renah Lebar Rp545 juta, dan Jalan Bukit–Padang Ulak Tanjung Rp684 juta. Satu paket rehabilitasi jalan lainnya juga dianggarkan Rp858 juta, sementara satu paket khusus dialokasikan untuk rehabilitasi jembatan.

Anggaran Terbatas, Prioritas pada Dampak Ekonomi

Kepala Dinas PUPR Febrian Fatahillah melalui Erfa Ovetri mengakui bahwa keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) membuat pemerintah tidak bisa menangani seluruh ruas jalan rusak secara bersamaan. Oleh karena itu, pemilihan titik proyek dilakukan berdasarkan tingkat urgensi dan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Meski anggaran terbatas, pembangunan infrastruktur tetap berlangsung. Namun, kami melaksanakannya secara bertahap dan berharap masyarakat dapat memahami hal ini," jelas Erfa.

Pendekatan bertahap ini membuat beberapa ruas di kecamatan yang tidak masuk daftar prioritas tahun ini harus menunggu alokasi anggaran berikutnya.

Pemkab Lobi Pusat untuk Dana Instruksi Presiden Jalan Daerah

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah tidak hanya mengandalkan APBD. Erfa menyebutkan bahwa pihaknya telah mengirimkan proposal teknis ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Komisi terkait di DPR RI. Target utamanya adalah mendapatkan alokasi dari program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang bisa menambah porsi pembiayaan infrastruktur.

"Kami terus memperjuangkan agar Kabupaten Bengkulu Tengah bisa menerima bantuan dari program IJD. Pembangunan jalan dan jembatan sudah kami laporkan dan akan terus kami kawal," tutupnya.

Jika tambahan dana dari pusat cair, percepatan pembangunan infrastruktur di Bengkulu Tengah diharapkan bisa lebih merata dan berkelanjutan, terutama di ruas-ruas yang belum tersentuh anggaran daerah.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: klikinfoberita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top