Ketua TP PKK Bengkulu Selatan Hadiri HUT Dekranas ke-46 di Makassar, Bawa Misi Kriya Lokal Tembus Pasar Global

Penulis: Syahrul Karim  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 15:52:01 WIB
Ketua TP PKK Bengkulu Selatan, Ny. Hefni Suryanti Rifai, menghadiri HUT ke-46 Dekranas di Makassar untuk mempromosikan kriya lokal.

MAKASSAR — Perhelatan HUT ke-46 Dekranas yang mengusung tema "Cinta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia" diikuti oleh jajaran Dekranasda dari seluruh provinsi serta kabupaten dan kota di Indonesia. Ajang ini menjadi titik temu bagi para pegiat kerajinan untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah.

Bagi Bengkulu Selatan, momen ini dinilai strategis. Ny. Hefni Suryanti Rifai melihatnya sebagai kesempatan untuk mempelajari inovasi dari daerah lain sekaligus mempromosikan potensi lokal.

Target Utama: Kualitas Produk dan Perluasan Pasar

Dalam keterangannya di sela-sela acara, Ny. Hefni menyebutkan bahwa keikutsertaan Dekranasda Bengkulu Selatan diharapkan berdampak langsung pada dua hal: peningkatan kualitas produk kerajinan dan perluasan akses pemasaran.

"Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, kami berharap Dekranasda Kabupaten Bengkulu Selatan dapat terus menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas produk kriya lokal, serta memperluas peluang promosi dan pemasaran sehingga mampu mengangkat potensi daerah hingga ke tingkat nasional maupun internasional," ujarnya.

Dekranasda Bengkulu Selatan Butuh Terobosan Baru

Selama ini, produk kriya Bengkulu Selatan—seperti batik besurek, anyaman, dan sulam—sudah dikenal di tingkat provinsi. Namun, jangkauan pemasaran masih terbatas. Forum Dekranas di Makassar menjadi ajang untuk menjajaki kerja sama dengan buyer potensial dan platform digital.

Selain sesi diskusi dan pameran, kegiatan ini juga diisi dengan workshop pengembangan desain dan kemasan produk. Hal ini relevan dengan kebutuhan perajin daerah yang kerap terkendala pada aspek visual dan standar ekspor.

Dampak bagi UMKM Bengkulu Selatan

Dorongan dari Dekranasda pusat dan daerah diharapkan mampu menciptakan ekosistem kerajinan yang lebih berdaya saing. Bagi pelaku UMKM di Bengkulu Selatan, hasil dari forum ini bisa menjadi modal untuk menembus pasar yang lebih luas, baik melalui pameran dagang maupun kerja sama dengan marketplace.

Dengan semangat "Cinta Kriya Berkelanjutan", Dekranasda Bengkulu Selatan optimistis produk lokal tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga mampu bersaing di kancah global. (117)

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: bengkuluekspress.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top