Pemkot Bengkulu Turun ke Sekolah Awasi MPLS 2026, Pastikan Nol Perpeloncoan dan Kekerasan

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 17:02:31 WIB
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, memantau langsung pelaksanaan MPLS di sejumlah sekolah untuk memastikan tidak ada perpeloncoan.

BENGKULU — Ribuan siswa baru di Kota Bengkulu tengah menjalani masa orientasi sekolah. Di tengah proses adaptasi itu, pemerintah kota memastikan tidak ada satu pun praktik perpeloncoan atau kekerasan yang terjadi di lingkungan satuan pendidikan.

“Kami saat ini juga sedang turun ke sekolah-sekolah untuk memantau langsung pelaksanaan MPLS,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Ilham Putra.

Larangan Keras Perpeloncoan dan Kekerasan

Pengawasan ini menjadi prioritas karena MPLS kerap disalahartikan sebagai ajang senioritas. Pemkot Bengkulu menegaskan seluruh kegiatan orientasi harus berpedoman pada surat edaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tentang MPLS ramah anak.

Ilham menekankan bahwa MPLS harus menjadi pengalaman menyenangkan bagi peserta didik baru. Tidak boleh ada rasa takut atau tekanan psikologis yang bertentangan dengan prinsip pendidikan.

“Dengan dilakukannya pengawasan tersebut, para orang tua juga dapat merasa tenang karena anak-anak mereka mengikuti proses pengenalan sekolah yang aman, edukatif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” terang dia.

Fokus pada Karakter dan Adaptasi

Pemantauan tidak hanya menyasar potensi pelanggaran. Dinas Dikbud juga mengevaluasi kesiapan sekolah dalam menyambut siswa baru, mulai dari pelaksanaan kegiatan, keterlibatan tenaga pendidik, hingga terciptanya suasana belajar yang kondusif selama masa orientasi.

Menurut Ilham, esensi MPLS adalah mengenalkan lingkungan sekolah, budaya belajar, serta membangun karakter positif siswa. Nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan budaya positif harus menjadi fondasi utama, bukan perpeloncoan yang justru meninggalkan trauma.

Komitmen Ramah Anak di Seluruh Satuan Pendidikan

Langkah ini merupakan komitmen berkelanjutan Pemkot Bengkulu untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang aman. Pengawasan akan terus dilakukan secara acak selama masa MPLS berlangsung di seluruh SD, SMP, dan sederajat di Kota Bengkulu.

Pemkot berharap dengan pengawasan ketat ini, proses adaptasi siswa baru berjalan lancar dan orang tua tidak perlu khawatir meninggalkan anak-anak mereka di sekolah.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top