BENGKULU — Konferprov PWI Bengkulu mengusung tema “Satu Visi, Satu Misi: Memperkuat Kualitas, Soliditas, dan Solidaritas Wartawan PWI Provinsi Bengkulu”. Agenda tersebut menetapkan Ketua PWI, Ketua Dewan Kehormatan, Tim Formatur, serta pokok-pokok program kerja untuk lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Herwan Antoni menekankan bahwa wartawan memiliki fungsi strategis sebagai pilar demokrasi sekaligus mitra pemerintah. Ia menyebut sinergi dan kolaborasi harus semakin erat agar wartawan di Bengkulu semakin profesional menjalankan tugas jurnalistiknya.
“Kita ingin peran PWI yang sangat strategis sebagai pilar demokrasi dan mitra pemerintah terus diperkuat. Sinergi dan kolaborasi harus semakin erat, sehingga wartawan di Bengkulu semakin profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” ujar Herwan.
Sekda juga berharap PWI Bengkulu terus menghadirkan produk jurnalistik yang berimbang, akurat, edukatif, dan konstruktif. Menurutnya, masyarakat perlu memperoleh informasi yang benar mengenai berbagai program, kebijakan, dan pembangunan yang dilaksanakan Pemprov Bengkulu.
Ketua PWI Provinsi Bengkulu, Marsal Abadi, menyebut Konferprov menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia wartawan di Bengkulu. Ia menargetkan kepengurusan baru bisa memperkuat soliditas dan profesionalisme.
“Semoga ke depan insan pers di Bengkulu semakin profesional, berintegritas, dan konsisten menyajikan informasi yang akurat, berimbang, serta bermanfaat bagi masyarakat,” kata Marsal.
Konferprov menetapkan sejumlah elemen penting untuk kepengurusan PWI Bengkulu periode 2026–2031. Selain ketua dan dewan kehormatan, forum juga memilih tim formatur yang akan menyusun struktur kepengurusan lengkap. Pokok-pokok program kerja turut dirumuskan sebagai pedoman organisasi lima tahun ke depan.
Melalui konferensi ini, diharapkan PWI Bengkulu mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Penyampaian informasi yang berkualitas dan bertanggung jawab menjadi target utama organisasi profesi wartawan tersebut.