BENGKULU — Suasana mencekam menyelimuti kediaman Kadis PUPR Kota Bengkulu, Noprisman, di kawasan Padang Harapan, Jumat malam. Puluhan aparat kepolisian berjaga ketat di depan rumah, sementara petugas lain terlihat keluar-masuk membawa dokumen. Sejumlah warga yang penasaran berkerumun di luar garis polisi.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku melihat petugas mengenakan rompi bertuliskan KPK di lokasi. "Kami tidak tahu kasusnya apa. Tadi cuma lihat banyak petugas datang dan ada yang memakai rompi bertuliskan KPK. Sejak itu polisi berjaga di depan rumah," ujarnya seperti dikutip dari detikcom.
Warga lain yang ikut menyaksikan situasi mengaku baru sadar ada penggeledahan setelah melihat kendaraan aparat berjejer di depan rumah dinas. "Tiba-tiba ramai. Kami kira ada kejadian biasa, ternyata rumah Pak Kadis yang didatangi. Sampai sekarang kami juga belum tahu persoalannya apa," katanya.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun KPK terkait penggeledahan tersebut. Status hukum Noprisman juga belum jelas. Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu itu sebelumnya dikenal sebagai pejabat yang kerap menangani proyek infrastruktur di ibu kota provinsi Bengkulu.
Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas penggeledahan berlangsung hingga larut malam. Beberapa kendaraan dinas tampak terparkir di halaman rumah, dan petugas berseragam lengkap terus berjaga di setiap sudut. Warga yang bertahan di sekitar lokasi berharap ada kejelasan dari aparat dalam waktu dekat.