BENGKULU — Musyawarah Provinsi (Musprov) INKAI Bengkulu yang digelar Sabtu (25/7/2026) memutuskan Senpai Fahmi sebagai ketua definitif untuk periode 2026–2030. Keputusan ini diambil setelah melalui proses voting yang memenuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi. Ketua Sidang, Sensei Jimmy dan Sensei Aris, tetap menjalankan musyawarah mufakat sebelum akhirnya menetapkan Fahmi kembali memimpin.
Proses Pemilihan: Dari Voting ke Mufakat
Musprov diawali dengan sambutan dari sesepuh INKAI Bengkulu, Senpai Ujang, yang mengajak seluruh keluarga besar untuk menjaga kebersamaan. “Kita harus bersatu,” tegasnya saat membuka acara. Senpai Richard Manalu atau Ucok ditunjuk sebagai Ketua Panitia, sementara Fahmi yang sebelumnya menjabat Pelaksana Tugas (Plt) menjadi calon tunggal. Dalam pemungutan suara, 90 persen hak suara mengajukan namanya kembali.
Target Besar: Rekor MURI di Yonif 144 Curup
Dalam pidato perdananya setelah terpilih, Senpai Fahmi menyebut sejumlah agenda prioritas. Salah satu yang paling ambisius adalah Gashuku atau ujian kenaikan tingkat sabuk hitam yang akan digelar di Yonif 144 Curup. “Kegiatan ini ditargetkan memecahkan rekor MURI dengan melibatkan sekitar 1.600 personel TNI dan 200 peserta dari kalangan sipil,” ujarnya. Selain itu, INKAI Bengkulu akan menggelar ujian kenaikan tingkat Dan dalam waktu dekat.
Persiapan Kejurda dan Kejurnas 2027
Di bidang prestasi, Fahmi menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan organisasi dan meningkatkan prestasi karateka Bengkulu. INKAI Bengkulu mulai mempersiapkan Kejuaraan Daerah (Kejurda) serta menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) INKAI yang akan digelar tahun depan. “Keberadaan ketua definitif menjadi langkah penting agar program kerja organisasi dapat berjalan lebih maksimal,” katanya memberikan apresiasi atas prestasi atlet INKAI Bengkulu di tingkat daerah dan nasional.