Rehabilitasi RTLH di Desa Cukil Salatiga Dikebut, Satgas TMMD dan Warga Kerja Bakti Pakai Linggis dan Cangkul

Penulis: Hendrizal Satria  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:04:31 WIB
Anggota Satgas TMMD dan warga bekerja bakti menggunakan linggis dan cangkul untuk mempercepat rehabilitasi rumah tidak layak huni di Desa Cukil, Salatiga.

SALATIGA — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, berlangsung dengan semangat gotong royong yang tinggi. Anggota Satgas TMMD dan warga bahu-membahu mempercepat rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sejak pagi hari, Sabtu (01/08/2026).

Di lokasi pengerjaan, linggis dan cangkul menjadi alat andalan utama. Ayunan cangkul digunakan untuk meratakan tanah dan menyiapkan pondasi, sementara linggis dipakai untuk membongkar bagian bangunan lama yang membutuhkan tenaga ekstra.

Gotong Royong Percepat Pembangunan Hunian Layak

Kekompakan prajurit dan warga terlihat jelas di setiap tahap pengerjaan. Meski pekerjaan cukup berat, semangat para peserta TMMD tidak pernah surut. Mereka saling membantu demi mempercepat penyelesaian RTLH agar segera dapat ditempati oleh warga penerima manfaat.

Kebersamaan yang terjalin di lokasi proyek tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Suasana penuh semangat mewarnai pelaksanaan program yang berlangsung di tengah permukiman warga tersebut.

Sasaran Fisik TMMD untuk Tingkatkan Kualitas Hidup

Program rehabilitasi RTLH dalam TMMD Reguler ke-129 merupakan salah satu sasaran fisik prioritas. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak huni.

Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan warga Desa Cukil menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan harapan tersebut. Dengan peralatan sederhana, mereka membuktikan bahwa kebersamaan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur dasar bagi warga yang membutuhkan.

Reporter: Hendrizal Satria
Sumber: jurnalisbengkulu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top