BENGKULU — Aksi kemanusiaan di luar protokoler kepolisian ditunjukkan Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid di Pantai Panjang, Kota Bengkulu. Ia secara spontan menghentikan rangkaian perjalanannya setelah melihat adanya kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut, Selasa (8/4/2026).
Kapolda yang didampingi personel di lokasi segera memeriksa kondisi korban dan memberikan penanganan awal. Evakuasi pun dikoordinasikan langsung dari tempat kejadian agar korban segera sampai ke fasilitas kesehatan.
Irjen Yudhi menegaskan bahwa dalam situasi darurat, kecepatan respons adalah kunci. Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan bagian tak terpisahkan dari tugas kemanusiaan yang diemban setiap anggota Polri.
"Dalam situasi darurat seperti kecelakaan lalu lintas, yang terpenting adalah memastikan korban segera mendapatkan pertolongan dan penanganan medis. Kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari tugas kemanusiaan yang harus terus kita kedepankan," ujar Kapolda.
Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Imam Wijayanto menyebut tindakan Kapolda tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Respons cepat yang ditunjukkan menjadi contoh langsung bagi jajaran di bawahnya.
"Respons cepat yang ditunjukkan Bapak Kapolda menjadi teladan bagi seluruh personel Polri agar selalu hadir memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas," ungkap Kabid Humas.
Melalui aksi di Pantai Panjang ini, Polda Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Perlindungan, pelayanan, serta pertolongan cepat menjadi prioritas, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan tindakan sigap.
Korban kecelakaan tersebut kini tengah menjalani perawatan medis intensif di RS Bhayangkara Polda Bengkulu. Polda Bengkulu memastikan proses pemulihan korban akan terus dipantau hingga kondisinya dinyatakan stabil.