Gotong Royong Pengecatan Genteng Rumah Ibu Sri Wudyatun di Tengaran Semarang, Persiapan Sebelum Pasang Atap

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:41:31 WIB
Warga dan Satgas mengecat genteng secara manual di rumah Ibu Sri Wudyatun di Tengaran, Semarang, sebagai persiapan sebelum pemasangan atap.

SEMARANG — Pengecatan genteng menjadi pekerjaan yang tak bisa dilewatkan begitu saja. Selain membuat tampilan rumah lebih rapi dan bersih, langkah ini memastikan atap yang akan dipasang memiliki kualitas terbaik sebelum dihuni. Semangat kebersamaan antara Satgas dan warga terlihat nyata di lokasi, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap keberhasilan program RTLH.

Pengecatan Genteng: Lebih dari Sekadar Estetika

Pengecatan genteng bukan hanya soal mempercantik hunian. Lapisan cat berfungsi melindungi genteng dari lumut dan rembesan air, sehingga usia pakainya lebih panjang. Di tengah cuaca tropis yang ekstrem, perlindungan ekstra ini penting agar rumah Ibu Sri Wudyatun tetap aman dan nyaman.

Proses pengerjaan dilakukan secara manual dan penuh kehati-hatian. Setiap genteng diolesi cat secara merata, lalu dijemur sebelum akhirnya dipasang. Warga yang turut hadir membantu memastikan semua tahapan berjalan lancar tanpa hambatan.

Sinergi Satgas dan Warga Percepat Rehabilitasi RTLH

Kehadiran warga yang ikut ambil bagian dalam kerja bakti ini menjadi bukti nyata budaya gotong royong yang masih hidup di lingkungan masyarakat. Mereka bahu-membahu dengan anggota Satgas, mempercepat proses rehabilitasi yang ditargetkan rampung sesuai jadwal.

Dengan kerja sama yang solid ini, diharapkan rumah milik Ibu Sri Wudyatun segera menjadi hunian yang lebih layak, nyaman, dan aman untuk ditempati. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka rumah tidak layak huni di Kabupaten Semarang.

Apa Langkah Berikutnya dalam Proses Rehabilitasi?

Setelah tahap pengecatan genteng selesai, pekerjaan akan dilanjutkan ke proses pemasangan atap. Rangka atap yang telah disiapkan sebelumnya akan segera dipasang oleh tim Satgas bersama warga. Setelah atap terpasang, pekerjaan akan berlanjut ke tahap finishing, seperti pemasangan plafon dan pengecatan dinding.

Masyarakat setempat berharap proses rehabilitasi berjalan mulus tanpa kendala berarti. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan kecamatan, dinilai menjadi kunci kelancaran program ini. Ke depannya, diharapkan program serupa dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di wilayah Tengaran dan sekitarnya.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: jurnalisbengkulu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top