BOJONEGORO — Rampungnya pembangunan jalan cor beton di Dusun Kedungpandan langsung terasa manfaatnya. Permukaan jalan yang kini kokoh dan mulus membuat aktivitas pengendara sepeda motor hingga angkutan hasil tani berjalan lancar, sebuah perubahan signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya yang kerap menjadi tantangan saat dilintasi.
Kepala Dusun Kedungpandan, Ahmad Alfarizi, menyebut jalan ini bukan sekadar penghubung antarwilayah, melainkan urat nadi perekonomian warga. "Jalan ini sangat membantu warga, terutama untuk mobilitas harian dan mengangkut hasil pertanian," tuturnya, Senin (10/8/2026).
Sebelumnya, warga harus bersusah payah melintasi jalur yang rusak, terutama saat musim hujan. Kini, akses sepanjang 550 meter dengan lebar 3 meter itu membentang kokoh membelah kawasan pemukiman dan lahan pertanian, memangkas waktu tempuh dan risiko kerusakan barang bawaan.
Salah seorang warga, Imam Bawana, mengaku optimistis dengan hadirnya infrastruktur baru ini. "Alhamdulillah, jalan sudah selesai dan sekarang bisa langsung dimanfaatkan warga. Kami tentu senang sekali karena aksesnya jadi jauh lebih nyaman," ungkapnya.
Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang digarap Satgas Kodim 0813 Bojonegoro. Keberhasilannya tak lepas dari sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dan masyarakat setempat yang bergotong royong selama pengerjaan.
Ahmad Alfarizi berharap warga dapat menjaga dan merawat jalan yang baru selesai dibangun ini. "Kami berharap masyarakat bisa bersama-sama menjaga serta merawat jalan ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," pesannya.
Dengan tuntasnya proyek fisik ini, warga Dusun Kedungpandan kini memiliki aksesibilitas yang lebih baik. Infrastruktur mulus ini diharapkan menjadi pendorong aktivitas ekonomi desa, dari sektor pertanian hingga perdagangan skala kecil, menuju kehidupan yang lebih efisien dan sejahtera.