BENGKULU — Kepemimpinan IKA SeMaKu kini memasuki giliran dari Kabupaten Kaur setelah melalui mekanisme musyawarah mufakat. Syafriandi, yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, dipercaya memimpin organisasi yang mewadahi masyarakat dari tiga daerah: Seluma, Manna, dan Kaur.
Ketua Umum IKA SeMaKu periode sebelumnya, Pihan Pino, secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan. Ia menekankan bahwa pergantian ini sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi yang mengatur rotasi kepemimpinan secara bergilir.
“Sesuai AD ART IKA Semaku. Kepemimpinan Ketum IKA SeMaKu ini digilir secara bergantian lewat musyawarah mufakat. Sekarang sudah waktunya giliran pemimpinnya Ketum dari Kaur,” ujar Pihan Pino dalam sambutannya.
Potensi Besar Masyarakat Semaku untuk Bengkulu
Syafriandi, dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, menyebut bahwa masyarakat Semaku memiliki potensi besar yang selama ini belum tergarap maksimal. Menurutnya, jika dikelola dalam wadah organisasi yang kuat, potensi ini bisa menjadi kekuatan nyata mendorong kemajuan Provinsi Bengkulu.
“Semaku adalah komunitas besar yang memiliki banyak potensi. Karena itu, IKA Semaku harus mampu mengambil peran dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Provinsi Bengkulu,” kata Syafriandi.
Ia menegaskan, kepengurusan baru tidak hanya akan fokus pada penguatan silaturahmi internal. Rencana kerja ke depan juga mencakup perluasan kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, hingga paguyuban kedaerahan lainnya.
Sinergi Lintas Organisasi Jadi Prioritas
Salah satu langkah konkret yang disampaikan Syafriandi adalah membangun kolaborasi dengan organisasi kedaerahan lain di Bengkulu. Ia menyebut Ikatan Keluarga Pat Petulai, keluarga Batak, Minang, Lembak, dan paguyuban lainnya sebagai mitra potensial.
“Ke depan kami ingin membangun kolaborasi dengan berbagai organisasi kedaerahan seperti Ikatan Keluarga Pat Petulai, keluarga Batak, Minang, Lembak, dan organisasi lainnya. Tujuannya agar bersama-sama dapat berkontribusi untuk kemajuan Bengkulu,” ujarnya.
Melalui sinergi ini, IKA SeMaKu diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, terutama dalam program-program sosial, budaya, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Syafriandi optimistis organisasi ini bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan.
Mubes III Jadi Momentum Kebangkitan Organisasi
Mubes III IKA SeMaKu yang digelar Sabtu siang itu tidak hanya menjadi ajang suksesi kepemimpinan. Lebih dari itu, forum ini diharapkan menjadi momentum untuk merevitalisasi peran organisasi di tengah masyarakat Bengkulu.
Syafriandi menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia berjanji menjalankan roda organisasi dengan mengedepankan kebersamaan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Semaku di mana pun berada.
“Kami ingin IKA Semaku semakin aktif mempererat persaudaraan, sekaligus menjadi kekuatan sosial yang mendukung pembangunan dan kemajuan Provinsi Bengkulu di masa mendatang,” pungkasnya.