Pencarian

Sentuhan John Herdman Mulai Terlihat: Timnas Indonesia Dominan Kuasai Bola di Tiga Laga Perdana

Minggu, 07 Juni 2026 • 08:29:31 WIB
Sentuhan John Herdman Mulai Terlihat: Timnas Indonesia Dominan Kuasai Bola di Tiga Laga Perdana
Timnas Indonesia tampil dominan dalam penguasaan bola di tiga laga awal era John Herdman.

BENGKULU — Bola.com, Jakarta — Tiga pertandingan sudah dilewati Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman. Hasilnya, bukan cuma kemenangan yang diraih, tapi juga perubahan wajah permainan yang cukup signifikan.

Data dari Lapangbola menunjukkan, Garuda selalu unggul dalam hal penguasaan bola pada tiga laga awal era Herdman. Catatan ini menjadi indikator awal bahwa pendekatan permainan kini lebih menekankan kontrol pertandingan melalui penguasaan bola.

Dominasi Ball Possession di Tiga Laga Beruntun

Pada laga debut Herdman melawan Saint Kitts & Nevis, Indonesia mencatatkan penguasaan bola mencapai 70 persen. Angka tersebut naik tipis saat menghadapi Bulgaria, menjadi 71 persen—tertinggi sejauh ini di era kepelatihan Herdman.

Terbaru, saat menjamu Oman pada FIFA Matchday Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (5/6/2026), Indonesia tetap unggul dengan 57 persen penguasaan bola. Meski persentasenya menurun, Garuda tetap mengendalikan jalannya laga dan menang meyakinkan 3-0.

Filosofi Baru: Sabar Membangun Serangan

Keunggulan statistik itu bukan sekadar angka. Di bawah Herdman, Timnas Indonesia terlihat lebih sabar membangun serangan dari lini belakang, berani menguasai bola lebih lama, dan berusaha mengontrol tempo pertandingan.

Pelatih berusia 50 tahun itu sejak awal menekankan identitas permainan yang jelas. Ia ingin timnya bermain lebih tenang saat menguasai bola dan mampu beradaptasi menghadapi berbagai tipe lawan.

Rata-rata 66 persen penguasaan bola dalam tiga laga awal menjadi fondasi positif. Proses pembentukan tim menuju agenda-agenda penting berikutnya mulai menunjukkan hasil.

Ujian Selanjutnya: Hadapi Mozambik yang Lebih Fisik

Herdman menegaskan timnya masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. Ujian berikutnya datang saat Indonesia menghadapi Mozambik dalam laga kedua FIFA Matchday Juni 2026, Selasa (9/6/2026), di SUGBK.

Laga melawan Mozambik diprediksi menjadi tantangan berbeda. Wakil Afrika itu memiliki peringkat FIFA lebih baik dan dikenal mengandalkan kekuatan fisik serta transisi cepat yang bisa menguji kemampuan Garuda mempertahankan dominasi permainan.

Jika kembali mampu mengendalikan penguasaan bola dan meraih hasil positif, Timnas Indonesia akan semakin memperkuat identitas barunya: tim yang tidak hanya berorientasi hasil, tetapi juga mampu mendikte jalannya pertandingan.

Bagikan
Sumber: bola.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks