Dave W. Plummer, nama yang tak asing bagi pengguna Windows lawas—ia adalah pencipta Task Manager dan dialog format drive—kembali membuat kejutan. Kali ini, ia merilis RetroPad, aplikasi pengolah teks sederhana yang secara fitur identik dengan Notepad bawaan Windows XP. Yang membuatnya luar biasa: seluruh kode ditulis dalam bahasa assembly x86 dan hasil kompilasinya hanya sebesar 2.749 byte, atau sekitar 2,7 KB.
Dari 65 KB ke 2,7 KB: Sebuah Lompatan Efisiensi Ekstrem
Untuk memberikan gambaran, Notepad pada era Windows XP memiliki ukuran file sekitar 65 KB. Di Windows 7 hingga Windows 10, ukurannya membengkak menjadi 190–200 KB. Namun, lompatan terbesar terjadi di Windows 11. File notepad.exe yang terlihat hanya 352 KB ternyata hanyalah "stub" atau peluncur yang mengarah ke aplikasi UWP/WinUI berukuran sekitar 5 MB—tempat Microsoft menjejalkan fitur-fitur modern seperti spell check, autosave, tab ganda, dan asisten Copilot.
Plummer mengumumkan rilis terbaru RetroPad pada Kamis (4/6/2026) melalui akun X (Twitter). Ia menyebut aplikasi ini sebagai "versi full-feature-parity dari Notepad XP." Dalam waktu singkat, ia terus menyempurnakannya: menambahkan nomor baris opsional, mode gelap (dark mode), dan seluruh pintasan keyboard Notepad. Penambahan fitur terakhir "menggelembungkan" ukuran file menjadi 2.794 byte.
Kode Klasik yang Berjalan di Era Modern
Bagi pengguna yang penasaran, Plummer telah menyediakan file eksekusi bernama trpad.exe di repositori GitHub-nya. Ini memudahkan siapa pun untuk menjalankan RetroPad tanpa perlu merakit kode assembly menggunakan MASM atau Crinkler. Namun, perlu dicatat: saat diuji, file tersebut tidak berjalan di laptop dengan sistem operasi Windows 11 milik reporter Tom's Hardware. Ini menunjukkan bahwa meskipun kodenya efisien, kompatibilitas dengan sistem operasi terkini masih menjadi tantangan tersendiri.
Fenomena Pembengkakan Aplikasi yang Diakui Microsoft Sendiri
Karya Plummer ini hadir di tengah kesadaran Microsoft akan masalah "bloat" atau pembengkakan aplikasi pada sistem operasinya. Awal tahun ini, Microsoft berjanji untuk kembali ke dasar dan membenahi kinerja aplikasi staples seperti File Explorer dan Taskbar. Janji ini muncul setelah pernyataan seorang eksekutif Microsoft yang dianggap tidak peka, di mana ia menyebut sistem operasi tersebut "berevolusi menjadi OS agenik"—sebuah istilah yang terdengar ambisius namun tidak menjawab keluhan pengguna akan lambatnya aplikasi dasar.
RetroPad bukan sekadar nostalgia. Ia adalah pernyataan tegas bahwa aplikasi sederhana tidak perlu menjadi besar. Di era di mana sebuah aplikasi catatan bisa memakan ruang jutaan kali lipat dari fungsinya, sebuah file 2,7 KB yang melakukan hal yang persis sama adalah sebuah kritik yang elegan.